Tolak Kekhilafahan, Mayoritas Rakyat Indonesia Dukung Pembubaran HTI dan ISIS
Nasional

Berikut hasil survei SMRC terkait isu pembubaran HTI dan juga tentang ISIS di Indonesia.

WowKeren - Isu kekhilafahan tengah menjadi topik yang banyak dibicarakan oleh masyarakat Indonesia belakangan ini. Tidak hanya itu, rakyat di Tanah Air juga diguncang oleh aksi terorisme seperti ISIS yang menuai beragam kontroversi.

Wacana tersebut tak pelak langsung menuai kontroversi dari sejumlah pihak. Hal tersebut rupanya memicu Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) untuk melakukan survei.

Dari hasilnya menyatakan jika sebanyak 79,3 persen responden mengatakan jika NKRI adalah yang terbaik bagi negara ini. Sedangkan yang mendukung konsep khilafah hanya berjumlah 9,2 persen.

Berdasarkan hasil survei tersebut juga diketahui jika sebanyak 89,2 persen warga Indonesia menganggap ISIS sebagai ancaman. Sedangkan 92,9 persen menyatakan jika organisasi militan itu tidak boleh hidup din Indonesia.


"Hasil survei kami menemukan bahwa 9 dari 10 (89,3 persen) rakyat Indonesia menganggap ISIS adalah ancaman pada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang bersendikan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dan 92,9 persen menyatakan ISIS tidak boleh hidup di Indonesia," ujar pimpinan SMRC, Saiful Mujani. "NKRI dan ISIS, Penilaian Massa Publik Nasional."

Hal yang sama juga terjadi pada HTI. Dari hasil survei diketahui jika 68,7 persen warga menolak perjuangan mereka. Seperti diketahui, organisasi Islam tersebut dikenal dengan gagasan khilafahnya.

"Dari 28,2 persen warga yang tahu, 56,7 persen mengetahui HTI memperjuangkan gagasan khilafah. Sebanyak 68,8 persen warga menyatakan menolak perjuangan mereka. Sementara dari 75,4 persen yang tahu niat pemerintah membubarkan HTI, 78,4 persen menyetujuinya," imbuhnya.

Sementara itu, beberapa waktu lalu pemerintah RI telah mengumumkan rencana mereka untuk membubarkan HTI. Pasalnya, ormas Islam itu dianggap tidak sesuai dengan nila-nilai Pancasila dan UUD 45 sebagai dasar negara.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!