Suka Keabisan Uang di Akhir Bulan, Waspadai 7 Kebiasaan Nggak Disadari Bikin Boros di Bulan Puasa
SerbaSerbi

Beginilah cara mudah agar di akhir bulan kamu masih memiliki uang dan nggak hidup boros.

WowKeren - Bulan Ramadan datang sekali dalam setahun. Untuk menyambutnya ada yang telah menyiapkan asupan sehat selama sebulan. Nggak jarang pula yang telah menjadwal waktu buka bersama teman yang dikenal. Entah teman SD, SMP, SMA hingga kantor.

Banyak sekali hal yang bisa kamu lakukan selama berpuasa. Nah rupanya banyak hal yang menjadi kebiasaan kadang tanpa disadari malah berbuat boros di bulan puasa. Berikut kebiasaan buruk yang bikin dompet kamu makin menipis:

Salah Mengatur Finansial

Datangnya bulan Ramadan akan diikuti dengan melonjaknya harga-harga kebutuhan pokok. Dan tak sedikit orang yang tak mau ambil pusing, menjalani bulan Ramadan tanpa persiapan.

Padahal jika tak mau boros, ada baiknya untuk mengatur keuangan jauh-jauh hari sebelum puasa. Misalnya, kamu bisa "menimbun" barang-barang pokok seperti beras, minyak dan bahan makanan lain sebelum bulan Ramadan. Pastinya akan jauh lebih hemat dibandingkan membelinya saat bulan Ramadan bukan?

Lapar Mata

Waktu berbuka puasa juga bisa disebut sebagai ajang balas dendam. Siapa nih yang membeli makanan secara gila-gilaan karena lapar mata? Ingat, harus tetap menjaga dompet selama hunting menu berbuka.

Jangan sampai kalap karena lapar mata. Jika perlu, buat daftar periodik menu berbuka puasamu. Jadi, saat akan hunting makanan kamu hanya membeli menu yang tercantum dalam daftar saja.

Buka Puasa Bersama

Sudah berapa banyak teman yang kamu ajak untuk buka bareng? Teman SD, SMP, hingga teman kantor sudah diajak semua belum nih?

Buka bareng memang lebih seru daripada buka puasa seorang diri. Namun, kalau terlalu hobi buka puasa bareng, kantong bisa jebol. Saring teman terdekat saja yang kamu ajak berbuka. Atau kalau ingin lebih berhemat, masak bersama teman bisa kalian lakukan.

Terjebak Promo


Saat memasuki pusat perbelanjaan, banyak orang yang termakan iming-iming diskon besar-besaran. Tanpa pikir panjang, kamu pun membeli barang-barang yang sebenarnya nggak dibutuhkan.

Karena membeli barang-barang sekunder inilah, kamu akan kewalahan untuk memenuhi kebutuhan primermu. Tanpa pikir panjang, kamu terhipnotis dengan pikiran, "mumpung murah, beli aja ah!".

Baju Baru

Seberapa penting sih membeli baju baru untuk lebaran? Seolah-olah menjadi ritual sakral, banyak orang berlomba-lomba untuk membeli baju lebaran. Jika tak diimbangi dengan keteguhan hati dalam berhemat, kamu bisa membeli pakaian-pakaian yang sesungguhnya tak diperlukan.

Kalau baju lebaran tahun kemarin masih layak, mengapa harus beli yang baru? Jika nggal, belilah jauh-jauh hari sebelum puasa karena harganya jauh lebih murah.

Pesta Kembang Api

Bagaimana jadinya jika adik kecil rewel minta kembang api? Tak hanya saat tahun baru, kembang api juga diminati selama Ramadan. Sebaiknya, kamu menghapus budget untuk membeli kembang api.

Namun jika adikmu masih rewel, kontrol budget-nya agar tak membengkak. Kan sayang membeli kembang api hanya untuk dibakar? Dengan membakar kembang api, tak ada bedanya dengan membakar uang jerih payahmu lho.

Nggak Sisihkan 10 Persen Gaji Untuk Ditabung

Cara ini kadang nggak dianggap serius dan nggak dihiraukan. Dengan menyisihkan 10 persen kamu akan terhindar dari nggak punya uang di akhir bulan. Apalagi bila sebentar lagi kamu juga akan merayakan Lebaran.

Makin banyak barang yang ingin kamu beli. Dengan menabung kamu nggak akan kesulitan bila sewaktu-waktu kamu membutuhkan uang lebih.

Jika kamu sukses menghindari 7 hal di atas, niscaya kamu masih punya uang sisa di akhir Ramadan. Selamat mencoba dan kuatkan jiwa agar tidak hidup boros.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait