Dalam wawancara ini, Katy Perry mengungkap keinginannya untuk berdamai dengan Taylor Swift.
- Tim WowKeren
- Senin, 12 Juni 2017 - 15:03 WIB
WowKeren - Katy Perry telah siap mengakhiri perseteruannya dengan Taylor Swift. Berbicara kepada pendiri Thrive Global, Arianna Huffington dalam live streaming peluncuran album "Witness", pelantun "Chained to the Rhythm" itu meminta maaf kepada Tay Tay atas segala tindakannya.
"Aku siap untuk membiarkannya berlalu," ujarnya dilansir Aceshowbiz. "Aku memaafkannya dan aku minta maaf untuk segala yang telah aku lakukan dan aku berharap hal sama darinya. Aku pikir ini waktunya."
Katy Perry lanjut melontarkan segudang pujian untuk Taylor Swift. "Aku mencintainya dan aku ingin yang terbaik untuknya," katanya. "Dan aku pikir, ia adalah seorang penulis lagu yang luar biasa dan aku pikir, jika kita, aku dan dirinya, dapat menjadi cerminan wanita kuat yang bersatu meskipun berbeda, aku pikir seluruh dunia akan seperti 'Yeah, baiklah kami akan melakukan ini.'"
Meski tidak yakin Tay Tay akan setuju dengannya, Katy Perry hanya berharap bisa hidup damai. "Aku tidak tahu," lanjut penyanyi berusia 32 tahun ini. "Mungkin, aku tidak setuju dengan apapun yang ia lakukan dan ia tak setuju dengan apapun yang aku lakukan, tetapi aku hanya ingin bersama di tempat penuh cinta dan permohonan maaf dan pengertian dan belas kasih."
Seperti yang diketahui, perseteruan Katy Perry dan Taylor Swift menjadi konsumsi publik setelah penyanyi berusia 27 tahun ini merilis lagu "Bad Blood" yang diduga tentang mantan kekasih Orlando Bloom itu. Tay Tay menuduh Katy telah mencoba menyabotase tur-nya dengan mengambil tiga penari latarnya.
Meskipun mengatakan ingin berdamai, namun Katy belum lama ini merilis lagu "Swish Swish" yang diduga sebagai balasan untuk Taylor Swift. Sementara Swift sendiri hingga saat ini belum mau menanggapi pernyataan rivalnya itu.
(wk/)