Kalau tahu kisahnya, kamu pasti termotivasi dan jadi semangat untuk terus belajar. Kisah nomer 5 keren banget deh.
- Tim WowKeren
- Rabu, 14 Juni 2017 - 14:53 WIB
WowKeren - Hasil ujian SBMPTN baru saja diumumkan pada beberapa hari lalu. Ada yang gembira karena berhasil masuk ke universitas yang diinginkan, ada pula yang bersedih karena gagal mendapat kesempatan tersebut. Tapi kalian tidak perlu putus asa dengan kegagalan ini.
Tak ada kata yang mustahil untuk meraih pendidikan. Jadi kalian nggak perlu patah semangat atau menyerah begitu saja. Selain kalian, ternyata ada bocah belasan tahun yang telah berjuang dan berhasil masuk di universitas yang mereka idamkan. Berikut 5 kisahnya.
1. Arya Bagus Kevin
Kisah yang pertama datang dari anak asal Indonesia yang bernama Arya Bagus Kevin. Arya sempat menggemparkan internet saat berhasil masuk di jurusan Teknik Sipil UGM Yogyakarta pada tahun 2014 lalu. Bagaimana tidak, saat itu ia baru berusia 14 tahun lho.
Namun keberhasilannya itu tak diraih dengan mudah dan santai-santai. Di saat temannya sibuk bermain, Arya justru lebih fokus untuk belajar. Saat SD, SMP dan SMA, ia mengikuti program akselerasi dan berhasil mengikuti perkuliahan di usia yang sangat muda.
2. Jeremy Shuler
Selanjutnya ada Jeremy Shuler. Di saat usianya baru menginjak usia 12 tahun, ia sudah berhasil diterima di Cornell University pada 2016 lalu. Kecerdasan Jeremy bahkan disebut-sebut sudah terlihat sejak masih balita.
Saat usia 2 tahun, Jeremy sudah membaca buku berbahasa Inggris dan Korea. Bahkan saat usia 6 tahun, Jeremy sudah dapat mengerjakan soal-soal kalkulus. Hingga akhirnya Jeremy diterima di Universitas Cornell dan menyandang predikat sebagai mahasiswa termuda.
3. Diki Suryaatmadja
Tak kalah hebat adalah Diki Suryaatmadja. Bocah asal Indonesia ini berhasil menjadi mahasiswa termuda di Universitas Waterloo, Ontario, Kanada. Hebatnya, bocah yang satu ini berhasil masuk di universitas bergengsi tersebut saat usianya masih baru 14 tahun.
Diki berhasil diterima di Jurusan Fisika setelah mengambil jalur akselerasi sejak SD, SMP dan SMA di Indonesia. Nggak heran kalau Diki dijadikan sebagai mahasiswa kehormatan di Waterloo. Kisah Diki bahkan sempat viral dan menghebohkan internet pada 2016 lalu.
4. Supanida Apaiwong
Nggak kalah keran adalah bocah asal Thailand yang bernama Supanida Apaiwong. Bocah perempuan yang berusia 11 tahun ini telah berhasil mengambil 2 mata kuliah di Universitas Terbuka di sana. Padahal teman-temannya masih asyik bermain video game atau bahkan boneka.
Baru-baru ini, Sukhothai Thammathirat Open University (STOU) mengumumkan bahwa Supanida telah lulus menyelesaikan dua mata kuliah tersebut. Di antaranya yaitu hukum publik dan manajemen setelah berkuliah di STOU sejak berusia 9 tahun.
5. Musa Izzanardi Wijanarko
Nggak kalah membanggakan adalah kisah Musa Izzanardi Wijanarko. Bocah yang baru berusia 14 tahun 6 bulan, asal Bandung ini diterima sebagai mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB). Ia diterima di universitas keren itu setelah berhasil lolos dalam SBMPTN 2017.
Namun kesuksesan Izzan tak diraih dengan mudah. Sebenarnya, ia sudah pernah ikut seleksi SBMPTN pada tahun lalu, tapi tidak lolos. Namun Izzan tak putus asa dan terus belajar untuk menghadapi SBMPTN berikutnya. Hingga akhirnya ia berhasil masuk di Fakultas MIPA ITB seperti saat ini.
Dilansir dari Tempo, saat kecil sebenarnya Izzan didiagnosa mengalami Autism Spectrum Disorder (ASD) atau gangguan perkembangan saraf yang mempengaruhi kemampuan IQ. Ia sempat menjalani terapi dan keluar dari sekolah. Selanjutnya Izzan hanya belajar di rumah dan mempelajari matematika bersama ibunya. Wah hebat ya!
Itulah 5 kisah inspiratif dari bocah-bocah jenius yang berhasil masuk universitas yang mereka impikan. Setelah membaca kisah ini, kalian nggak boleh gampang menyerah ya. Terus berusaha agar impianmu bisa tercapai seperti mereka.
(wk/)