Heboh Mi Instan Korea Mengandung Babi, Begini 4 Cara Cerdas Memilih Produk Makanan Korea yang Aman
SerbaSerbi

Apa saja produk yang dimaksud? Bagaimana cara agar kita sebagai konsumen tidak menjadi korban dari makanan haram tersebut? Berikut ulasannya ...

WowKeren - Baru-baru ini netizen dihebohkan dengan info terkait produk mi instan asal Korea Selatan yang mengandung babi. Hal ini berdasarkan informasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyatakan ada 4 mi instan Korea yang mengandung bahan-bahan yang tidak sesuai prosedur.

BPOM bahkan bakal menarik produk-produk tersebut dari peredaran dan toko-toko ritel. Lalu apa saja 4 produk yang dimaksud? Bagaimana cara agar kita sebagai konsumen tidak menjadi korban dari makanan haram tersebut? Berikut ulasannya.

1. Kenali Produk yang Halal dan Tidak

Beberapa tahun terakhir, mi instan pedas asal Korea yang biasa dikenal dengan nama Samyang ini memang sedang populer. Makanan ini bahkan cukup digilai oleh para penggemar Korea dan pecinta makanan pedas yang tertantang dengan rasanya.

Namun, BPOM akhirnya mengeluarkan surat edaran yang bertanggal 15 Juni 2017 tentang 4 produk positif mengandung DNA spesifik babi. Diantara produk tersebut yaitu Samyang (mie instan U-Dong), Samyang (mie instan rasa Kimchi), Nongshim (mie instan Shin Ramyun Black) dan Ottogi (mie instan Yeul Ramen).

Kalau kalian memang sangat suka dengan produk makanan Korea, sebaiknya dihindari deh. Tapi ada beberapa produk yang memang sudah punya sertifikat halal atau label halal dan bisa kalian konsumsi dengan aman. Di antaranya seperti Samyang Buldak Bokkeum Myeon (Mie Ayam Pedas) dan beberapa produk lain.

2. Kalau Ada Tulisan Ini, Artinya Mengandung Babi!

Selain keempat produk di atas, kalian juga tetap perlu waspada dengan produk-produk makanan Korea yang lain lho. Caranya yaitu dengan memperhatikan bahan-bahan yang tercantum di bagian belakang kemasan produk.


Eits, nggak perlu panik karena tak bisa membaca huruf Hangeul atau Bahasa Korea. Kalian hanya perlu menghafal satu kata ini kok. Kalau ada tulisan "돼지고기" (dwaeji kogi), itu artinya makanan tersebut mengandung daging babi. Yang jelas, kalian terutama yang Muslim nggak boleh mengonsumsinya.

3. Pakai Aplikasi Halal

Kalian juga bisa mendeteksi apakah makanan yang ingin kamu konsumsi itu halal dan aman atau tidak dengan menggunakan aplikasi lho. Karena kini sudah banyak aplikasi yang menyediakan layanan pendeteksi secara gratis dan praktis.

Misalnya saja "Halal Korea" yang memiliki fitur scan untuk mendeteksi apakah makanan yang kamu makan itu halal atau tidak. Jika berwarna hijau itu tandanya halal, sedangkan jika haram maka akan muncul keterangan "tidak ada data".

4. Lebih Baik Hindari Jika Ragu

Nah, buat kamu yang ingin mencoba makanan Korea tapi masih bingung apakah makanan tersebut halal atau tidak, sebaiknya hindari saja deh. Karena prasangka bisa menunjukkan adanya suatu hal yang tidak patut untuk dilakukan.

Jadi daripada kamu ragu, khawatir atau bahkan tersedak karena takut, sebaiknya nggak usah memakan produk tersebut ya. Makanlah makanan yang terjamin kehalalannya dan memiliki kandungan gizi yang aman dan baik untuk tubuh.

Itulah beberapa ulasan tentang cara mengenali dan memilih mi instan atau makanan asal Korea yang aman. Semoga dengan artikel ini kalian jadi nggak salah memilih atau salah kaprah lagi dengan makanan yang nggak halal ya.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait