Perceraian Bikin Trauma, 5 Cara Atasi Luka dan Bertahan Hidup Tanpa Orangtua Utuh
SerbaSerbi

Berikut cara mengatasi kekalutan trauma dari perceraian orangtua dan bertahan tanpa orangtua yang tak lagi bersama.

WowKeren - Tak pernah ada pasangan yang berencana dengan perceraian. Di awal membangun mahligai rumah tangga, membuat keluarga bahagia dalam misi utama. Namun siapa sangka hal itu sulit diraih bahkan pertengkaran selalu terjadi. Alhasil hubungan tak bisa disambung dan terjadilah perceraian.

Tak cuma pasangan yang mengalami masalah namun anak-anak juga menerima dampaknya. Mungkin ada yang tak peduli tapi nggak jarang juga yang mengaku trauma. Untuk bisa bertahan dari masa lalu, kamu atau siapa pun yang menjadi korban perceraian orangtua harus bertahan dari hidup ini. Berikut cara mengatasi kekalutan trauma dari perceraian orangtua dan bertahan tanpa orangtua yang tak lagi bersama:

Masih Ada yang Peduli

Meski bercerai bukan berarti orangtua hilang komunikasi apalagi bila berkaitan dengan anak. Buah hati ikut siapa menjadi fokus keduanya. Tenang, ayah dan ibu memiliki sikat tersendiri untuk memelihara anaknya.

Hidup dengan ayah atau ibu akan membuatmu tahu bahwa mereka juga memiliki sisi rapuh. Kamu bisa belajar bagaimana mereka bertahan.

Menangis

Mungkin ada yang merasa tak nyaman ketika selalu terlihat bersama ibu lalu ada yang bertanya, "mana ayahmu?" Awalnya kamu keki menjawab dengan perpisahan mereka. Mungkin kamu merasa tabu.

Tak jarang karena hal itu kamu jadi menangis. Namun dari sana kamu akan menjadi pribadi yang kuat. Kamu mulai bisa menjawab apa adanya dan mengatakan bahwa orangtuamu telah berpisah.

Tetap Tersenyum


MMeski punya keluarga yang tak utuh bukan berarti kamu harus bersikap tak baik. Setiap punya pilihan dan kamu seharusnya memilih yang terbaik untuk kamu.

Cara termudah adalah pahami apa yang ingin kamu lakukan. Fokus saja pada hal itu. Gali lebih dalam apa yang bikin kamu penasaran.

Setiap Kejadian Ada Maknanya

Jalan kehidupan memang telah digariskan. Mungkin perceraian adalah pilihan namun kamu bisa bergerak dari nestapa itu dan memilih bahagia.

Percayalah bahwa apa yang terjadi akan membuat kamu lebih kuat. Percaya juga di setiap kejadian ada makna tersendiri untuk kamu.

Ubah Masa Depan

Berpangku tangan dan menoleh ke belakang hanya bisa bikin kamu stuck. Untuk bisa move on kamu perlu melangkah ke depan. Sesekali mengenang tak apa-apa dan jadikan itu pelajaran.

Mungkin masa lalu kamu buruk tapi bukan berarti kamu akan membiarkan masa depan kamu akan berakhir sama. Kamu bisa merencanakan masa depan kamu lebih baik.

Punya pengalaman orangtua yang bercerai akan berbeda ketimbang dengan orang normal lainnya. Tapi bukan berarti itu membuat kamu berbeda dan menginginkan rasa kasihan. Berjuanglah mendapat hidup lebih baik dari apa yang telah kamu alami.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait