Berikut 4 kenangan yang bakalan bisa terlupakan dari cinta pertama kamu.
- Tim WowKeren
- Kamis, 13 Juli 2017 - 15:55 WIB
WowKeren - Yang namanya cinta pertama itu nggak bakal bisa dilupakan. Mau setelah putus kamu dekat sama banyak orang bahkan jadian dan putus berkali-kali dengan orang lain, cinta pertama tetap punya tempat tersendiri.
Apalagi bila kamu putus lama dan sah menjadi jomblo akut. Momen bersama cinta pertama akan kerap menghantui. Berikut 4 kenangan yang bakalan bisa terlupakan dari cinta pertama kamu:
Pertemuan Pertama
Karena ini cinta pertama, kamu pasti akan mengingat pertemuan pertamamu secara detil. Bener kan? Kamu pasti masih ingat gimana kamu ribetnya mempersiapkan diri kamu menjelang kencan pertama kalian.
Mungkin kamu berusaha bagaimana caranya bisa mencuri hati dan perhatian si cinta pertama pada kencan pertama. Kamu juga pasti masih ingat lokasi ketemuan, pakaian yang digunakan, hari apa, tanggal berapa, bagaimana dia melihat kamu pertama kali atau bagaimana dia membuka pintu mobil untuk kamu.
Senyumnya
Kata orang cinta pertama itu datang dari mata turun ke hati. Dari melihat senyumnya yang manis, hati pasti dibikin kalang kabut saking deg-degan. Percayalah senyuman si cinta pertama nggak bakalan bisa tergantikan oleh siapapun.
Bahkan ketika kalian nggak saling cinta lagi dan memiliki pasangan masing-masing, senyuman cinta pertama pasti akan punya singgasananya sendiri di dalam hati kamu.
Momen Bersamanya
Cinta pertama itu spesial. Makannya kamu pasti nggak bakal bisa melupakan semua momen indah yang kamu habiskan bersama dengannya saat masa-masa pacaran dulu.
Gimana malu-malunya kalian gandengan tangan atau malah ngambek gara-gara salah bawa bunga. Yakin deh mau sekeras apapun dipaksa keluar, kenangan itu bakalan tetap hidup selamanya di hati.
Ciuman Pertama
Kenangan dicium atau mencium seseorang yang benar-benar membuatmu dimabuk asmara untuk pertama kalinya itu pasti nggak bakalan semudah membalikkan telapak tangan deh untuk dihapus dari pikiran dan hati.
Kamu pasti masih ingat detik-detik menjelang peristiwa tak terlupakan itu. Dari mulai kalian sama-sama terdiam, saling mendekat dan terjadilah.
(wk/)