Begini keluhan berbagai kalangan masyarakat pada Jokowi atas isu pemblokiran media sosial.
- Tim WowKeren
- Senin, 17 Juli 2017 - 09:50 WIB
WowKeren - Masyarakat Indonesia tengah digegerkan isu pemblokiran media sosial. Tidak hanya Telegram, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara sebelumnya mengatakan jika Facebook dan Instagram juga bisa ditutup.
Pernyataan tersebut tak pelak langsung menuai beragam reaksi dari masyarakat. Sejumlah kalangan tampak sangat kecewa dan sangat menyayangkannya, terutama dari kalangan penggemar Korea (K-Pop) dan penjual online.
Mereka kemudian mengutarakan keluh kesahnya melalui akun media sosial Presiden Joko Widodo. Banyak yang mengaku frustasi dan bahkan kesulitan mencari penghasilan jika media sosial benar-benar ditutup.
"Pak, sosmed jgn di tutup dong, nti gmna saya mau liat pacar saya, kami ldr pak, dia jauh di korea pak. Kasihan ni lah kami fangirl ini pak @jokowi," ujar salah satu penggemar K-Pop. "Blokir sosmed, bapak gak mikir banyak org yg nyari nafkah di sosmed. jualan online shop dsbg. nyari kerja susah pak, iya gampang bagi mereka yg berpindidikan tinggi. Gimana yg ga punya uang utk biaya pendidikan? nyari kerja susah bapak. jgn heran pencuri dimana mana cuma buat makan. digebukin habis2an. pdhl pencuri sbnrnya tu para koruptor yg musti di habisin," keluh lainnya.
Sementara itu, Kemenkominfo sendiri mengatakan ingin memblokir media sosial lantaran dianggap sebagai alat untuk menyebarkan konten negatif hingga ajaran terorisme. Ia meminta platform media sosial untuk lebih ketat menyaring konten-konten yang kurang baik agar tidak perlu ditutup.
(wk/)