Kenapa sih nyamuk sukanya gigitin kamu? Ternyata 7 hal inilah yang membuat kamu jadi mangsa empuk nyamuk.
- Tim WowKeren
- Selasa, 25 Juli 2017 - 13:03 WIB
WowKeren - Nyamuk memang jadi serangga yang paling menyebalkan. Kadang mereka mengigit nggak tahu waktu dan tempat. Kadang juga kamu merasa menjadi target empuk satu-satunya oleh nyamuk di sekitar, sementara orang lain nggak.
Faktanya, nyamuk memang menjadi salah satu serangga penggigit yang pemilih. Makanya ada orang yang sering digigit nyamuk dan ada yang nggak. Nah, kalau punya 7 tanda ini, artinya kamu punya kemungkinan 85 persen buat digigit nyamuk.
1. Golongan Darah O
Ternyata orang dengan golongan darah O, punya darah yang manis dan 83 persen kemungkinan lebih sering digigit nyamuk. Sementara yang bergolongan darah A jadi yang paling jarang jadi korban gigitan nyamuk. Kalau yang B presentasenya hanya fifty-fifty.
Selain itu, 85 persen orang memproduksi sekresi zat yang bisa ditentukan oleh tipe golongan darahnya. Jadi meskipun golongan darahmu O, tapi nggak melepaskan sekresi zat ini, kamu akan tetap aman dari gigitan nyamuk.
2. Ukuran Badan Kamu Agak Besar
Ternyata memang ada hubungan antara tingkat metabolisme tubuh dengan jumlah karbon dioksida (CO2) yang dikeluarkan. Nah, karbon dioksida itulah yang digunakan nyamuk untuk mencari dan mengidentifikasi targetnya.
Makanya orang yang badannya besar dan menghembuskan nafas lebih banyak itulah yang jadi sasaran empuk nyamuk. Selain itu, cowok juga lebih sering digigit nyamuk daripada cewek. Sementara orang dewasa lebih sering digigit daripada anak kecil.
3. Kamu Lagi Hamil
Menurut penelitian, ternyata ibu hamil lebih memikat para nyamuk dua kali lebih besar daripada orang biasa. Seperti penjelasan di atas, ibu hamil mengeluarkan karbon dioksida lebih banyak dari orang normal. Bahkan presentasinya bisa mencapai hingga 21 persen.
4. Berkeringat
Kalau kamu habis nge-gym atau lari-lari sampai berkeringat dan nggak segera mandi, siap siap-digigit nyamuk. Soalnya nyamuk tertarik dengan asam laktat atau senyawa kimia yang dihasilkan oleh tubuh setelah kamu berkeringat atau kecapekan.
Selain keringat, suhu panas dalam tubuh juga meningkat karena meningkatnya metabolisme tubuh setelah olahraga. Hal itulah yang membuat kamu banyak mengeluarkan nafas dan lebih banyak menarik para nyamuk.
5. Minum Minuman Beralkohol
Minum minuman beralkohol juga berakibat meningkatnya metabolisme dan suhu tubuh. Sesuai penjelasan di atas, tubuh yang panas dan nafas yang banyak bisa membuat nyamuk lebih sering mampir buat menggigit. Paling baik ya menjauhi minuman beralkohol.
6. Pakai Baju Warna Gelap dan Merah
Selain dari bau, nyamuk juga terpikat dengan warna. Mereka akan menarget orang-orang yang memakai baju warna gelap seperti hitam dan biru. Sementara warna merah adalah target utamanya. Soalnya warna itu terlihat sangat mencolok di pandangan nyamuk dibandingkan latar di sekitarnya.
7. Punya Zat yang Disukai Nyamuk
Kalau kamu punya zat yang disukai nyamuk seperti penjelasan sebelumnya, siap-siap 85 persen kamu menjadi target gigitan. Diantaranya seperti asam laktat, asam urat, kadar hormon steroid dan kolesterol tinggi di permukaan kulit.
Nggak menyangka kan kalau nyamuk termasuk serangga yang pemilih. Makanya kamu sering menjadi targetnya. Padahal ada orang di sekitarmu yang nggak kena gigit.
(wk/)