Dikirim ke Marawi, PPATK Sebut Dana ISIS Transit Dulu di Indonesia
Nasional

Begini skema pengiriman uang untuk kelompok Maute di Marawi dari ISIS di Suriah.

WowKeren - Kelompok Maute diketahui telah menduduki Marawi, Filipina sejak beberapa waktu lalu. Diketahui, militan yang berafiliasi dengan ISIS itu rupanya mendapatkan pendanaannya langsung dari Suriah.

Berdasarkan informasi disebutkan Indonesia rupanya menjadi lokasi transit bagi dana ISIS untuk Marawi. Hal tersebut juga dibenarkan ole pihak Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Kepala PPATK Kiagus Ahmad Badaruddin sendiri mengatakan jika pihaknya kini telah bekerja sama dengan Densus 88 untuk menangani masalah itu. Meski begitu, ia enggan menjelaskan secara lebih detil.

"Tidak spesifik Marawi ya, tapi ada sih uang yang dia (Bahrumsyah) berikan. Sudah terdeteksi dan sudah kita kasihkan ke Densus," ujarnya.


Seperti diketahui, Institute for Policy Analysis of Conflict (IPAC) mengatakan jika petinggi ISIS dari Suriah, Bahrumsyah mengirimkan dana melalui warga negara Malaysia, Mahmud Ahmad. Ia kemudian "mencuci" dana tersebut dengan mengirimkannya ke Achmad Supriyanto, anggota Jamaah Ansharud Daulah (JAD) Banten.

Setelahnya Achmad baru mengirimkannya melalui pengiriman uang komersil ke Marawi. Setidaknya USD 55.000 telah dikirimkan sejak Januari hingga Maret 2017.

Sementara itu, peperangan antara kelompok Maute dengan militer Filipina di Marawi terus menjadi perhatian masyarakat internasional. Belakangan diketahui jika jumlah korban tewas telah mencapai ratusan orang termasuk dari pihak militer, militan dan warga sipil.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!