Ini pembelaan KPK terkait keterangan saksi kasus Akil Mochtar terkait tekanan hingga fasilitas khusus.
- Tim WowKeren
- Kamis, 27 Juli 2017 - 13:45 WIB
WowKeren - Pernyataan yang diutarakan oleh Niko Panji Tirtayasa alias Miko baru-baru ini menuai sorotan. Saksi untuk kasus suap mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar dan Muhtar Ependi itu mengatakan jika dirinya mendapatkan perlakuan khusus saat menjadi saksi.
Meski mengaku diintimidasi, Niko mengatakan jika dirinya juga dibiayai berlibur ke Lombok, Bali dan Raja Ampat serta mendapat fasilitas hotel mewah. Sebagai gantinya ia ditekan untuk memberikan keterangan sesuai yang diarahkan.
Kesaksian Niko yang diungkapnya di hadapan Pansus Hak Angket itu rupanya juga telah diketahui oleh pihak KPK. Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan jika semua hal tersebut tidak benar.
"Saksi Miko kenapa penting bagi angket mendengarkan kembali informasi yang sudah diklarifikasi. Bahwa itu informasi tidak benar. Tapi tidak apa-apa, mungkin butuh penjelasan kembali dan sudah dijelaskan," ujar Febri.
Febri juga membantah terkait adanya rumah penyekapan saksi hingga fasilitas mewah yang diberikan padanya. Menurutnya saat itu, justru Niko yang menghubungi dan meminta dilindungi. Meski begitu mereka enggan membeberkan dimana safe house yang pernah ditempati Niko. "Kami tidak langsung mengabulkan. Kami analisis, cek lokasi apakah ada serangan atau intimidasi. Setelah itu perlindungan kami berikan," pungkasnya.
(wk/)