Simak adegan yang membuat netter marah hingga memberi banyak kritikan untuk film ini.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 26 Agustus 2017 - 14:19 WIB
WowKeren - Film "VIP" yang dibitangi Lee Jong Suk, Jang Dong Gun, Kim Myung Min, dan Park Hee Soon telah rilis sejak 23 Agustus lalu. Meski memuncaki perolehan penonton di hari perdana rilis, "VIP" justru mulai banjir kritikan netter.
Film ini dianggap menampilkan adegan-adegan yang tergolong misoginis pada wanita. Adegan misoginis biasanya menampilkan kebencian pada wanita yang sering diwujudkan dalam diskriminiasi seksual, fitnah, kekerasan dan objektifitas perempuan.
Adegan-adegan ini dilakukan Gwang Il (Jong Suk) sebagai pembunuh berantai dan psikopat yang merupakan anak petinggi politik Korea Utara. Di adegan itu seorang wanita Korea Utara sedang telanjang dengan keluarganya yang dibantai dan tergeletak di sekitarnya. Penonton dibuat kaget dengan cara "VIP" menampilkan objektifitas dan pembantaian tubuh perempuan.
"VIP" pun langsung mendapatkan rating rendah di Naver. 32 persen penonton yang terdiri dari 4.324 orang memberi rating satu poin saja. "Bahkan satu poin sudah terlalu banyak. Film ini menggunakan aktris baru untuk adegan porno dan kekerasan seksual," komentar netter. "Orang-orang yang sempat mengalami trauma kekerasan seksual jangan sampai melihat film ini," komentar netter lain.
Netter pun membanjiri dengan berbagai kritikan lainnya. "Terlalu meremehkan dan salah dalam memperlakukan wanita," kritik netter. "Benar-benar kekerasan yang tidak perlu," komentar netter lain. "Aku tidak paham apa yang ingin ditunjukkan dalam adegan ini.". Kritikan semakin banyak saat adegan ini ditampilkan dengan durasi yang cukup lama dan mendetail.
"Wanita hanya menjadi target kekerasan seksual dan alat untuk menunjukkan kekejaman," tulis netter. "Perlakukan kejam pada wanita yang tujuannya hanya untuk menceritakan karakter seseorang sungguh menunjukkan imajinasi yang buruk dari sutradara. Dia sangat meremehkan hal ini," tambahnya lagi.
Tak hanya itu, netter semakin marah saat tim produksi melakukan kesalahan pada bagian akhir film yang menampilkan nama-nama pemerannya. Disamping nama-nama aktris yang berakting sebagai korban, disebutkan istilah "tubuh wanita yang meninggal" hingga "korban dari Hong Kong". Hal ini semakin menguatkan netter bahwa "VIP" hanya memandang wanita sebagai target kekerasan seksual saja. Meski usai kontroversi, kini telah diubah menjadi "wanita" dan "mahasiswa dari Hong Kong".
Sutradara Park Hoon Jung pun mengungkapkan pendapatnya tentang adegan-adegan itu. "Genderku berbeda dari korban, sehingga aku memikirkan hal itu lebih dalam. Aku rasa adegan itu penting menurut pandangan sutradara untuk ketegangan di filmnya. Jadi aku akan menerima kritik-kritik itu," ungkapnya. "Saat membuat film kriminal, aku khawatir pada cara realistis dalam menarasikan filmnya. Aku masih harus banyak belajar untuk penggambaran karakter wanita," imbuhnya.
Sementara itu, secara keseluruhan "VIP" mendapat rating 7,19 poin dari penonton. Media dan kritikus film memberi rating 5 poin saja. Netter secara umum memberi rating sebanyak 6,16 poin.
(wk/)