Beginilah tanggapan The Chainsmokers usai mendapatkan kritikan pedas dari netizen.
- Tim WowKeren
- Selasa, 12 September 2017 - 19:45 WIB
WowKeren - The Chainsmokers baru-baru ini mendapatkan sorotan tajam karena telah membuat lelucon mengenai orang Asia. Lelucon tersebut mereka lontarkan ketika diwawancarai oleh seorang reporter asal Tiongkok.
Saat itu, salah satu personelnya, Alex Pall ditanya apakah dia akan membawa anjingnya saat tur. Dengan nada bercanda, Alex lantas menjawab dengan menyinggung soal budaya orang Tiongkok yang sering makan daging anjing. Alasan itulah yang membuatnya enggan membawa binatang peliharaannya tersebut.
"Maksud aku jika dia bisa datang ke mana pun, aku akan membawanya. Yah aku tidak tahu apakah aku akan membawanya ke China," kata Alex yang kemudian tertawa terbahak-bahak. Sementara sang reporter menatap kamera dan tampak terkejut mendengar jawabannya.
disgusted at the fact that the chainsmokers really had the nerve to make a racist 'asians eat dogs' joke in front of an asian interviewer..
— namjoon day 💙 (@trbljimin) 11 September 2017
Sesi wawancara tersebut terekam dalam video promosi yang mereka unggah belum lama ini di Twitter. Namun setelah mendapatkan kritikan, video tersebut telah dihapus.
https://t.co/0ukfSpfybJ pic.twitter.com/nNnsWXFaWW
— THE CHAINSMOKERS (@TheChainsmokers) 11 September 2017
Banyak komentar pedas yang membanjiri postingan The Chainsmokers. "Merasa kesal, ternyata The Chainsmokers benar-benar memiliki keberanian untuk membuat lelucon rasis 'orang Asia makan anjing' di depan pewawancara orang Asia," komentar salah satu penggemar mengutip AceShowbiz.
Menyadari akan kesalahan tersebut, The Chainsmokers lantas minta maaf. Mereka mengunggah pernyataan resmi lewat akun Twitter.
"Kami aslinya mengunggah sebuah video untuk memperlihatkan betapa kami cinta China dan penggemar kami di sana," tulis The Chainsmokers. "Kami tidak pernah secara sengaja melakukan sesuatu yang membuat penggemar kami sedih dan kami minta maaf jika kami menyinggung orang-orang."
(wk/)