Kenapa fans BTS marah dengan grup anti presiden Trump di Korea Selatan? Begini alasannya.
- Tim WowKeren
- Jumat, 27 Oktober 2017 - 08:06 WIB
WowKeren - Baru-baru ini penggemar Bangtan Boys geram mendengar nama organisasi dari para anti Presiden Trump di Korea Selatan. Pasalnya, para remaja dewasa yang protes karena pemakzulan Donald Trump setelah ditolak masuk ke Amerika Serikat memiliki nama organisasi yang mirip dengan BTS.
Para anti presiden Trump ini menyebut diri mereka Bangtan Chungnyeondan atau kepanjangannya adalah Bangmi Trump Tanhaek Chungnyeon Wonjungdan. Sementara dalam bahasa Inggris, organisasi mereka adalah BTC atau singkatan dari Ban Trump's Crazy Action.
Bisa diketahui bahwa sebutan organisasi tersebut terdengar mirip dengan grup Rap Monster cs, BTS atau Bangtan Sonyeondan. Hal ini membuat fans BTS marah karena Jimin BTS cs harus terseret dengan isu tersebut.
"Ada beberapa orang yang salah paham dan kritik BTS gara-gara baca berita BTC. Big Hit harus ambil langkah hukum," kata fans. "Mereka harus dituntut. Bisa-bisanya mereka pakai nama BTS untuk ini," seru yang lain.
Mendengar respon tersebut, pihak BTC langsung meminta maaf lewat media masa Twitter kemarin (26/10). "Kami meminta maaf karena membuat salah paham dari penggunaan nama yang mirip dengan BTS. Kami akui ini salah dan kami dengan tulis meminta maaf kepada fans," ujar mereka.
"Mulai sekarang, kami berjanji untuk menggunakan nama lengkap kami yaitu Bangmi Trump Tanhaek Chungnyeondan daripada Bangtan Chungnyeondan," tutup mereka.
(wk/)