Romantis Abis, 'Serendipity' BTS Terinspirasi Puisi Karya Penyair Kim Chun Soo?
Musik

Benarkah 'Serendipity' BTS terinspirasi puisi 'Flower' karya Kim Chun Soo? Simak penjelasannya di sini.

WowKeren - Bangtan Boys tak henti-hentinya mencuri perhatian dengan berbagai berita dan aktivitas promosi mereka di Amerika Serikat. Meski begitu, tak ada salahnya jika kita mundur sejenak mengingat comeback "Love Yourself: Her" di mana BTS mengawalinya dengan lagu intro "Serendipity".

Ya, sebelum meluncurkan "Love Yourself" dan lagu utama "DNA". Jungkook cs terlebih dahulu memanjakan penggemar dengan intro "Serendipity" baru kemudian disusul berbagai video teaser romantis.

Menampilkan Jimin BTS, "Serendipity" menyuguhkan adegan dreamy dan lirik manis yang diduga terinspirasi dari puisi. Melansir dari Koreaboo, lirik intro tersebut dianggap terinspirasi dari puisi berjudul "Flower" karya mendiang penyair Kim Chun Soo yang menceritakan tentang cinta.


Sebut saja sepenggal lirik di "Serendipity" berbunyi, "When you called me, it became a flower". Kalimat yang senada dengan larik pada puisi "Flower" Kim Chun Soo, "When I Spoke her name, she came to me and become a flower".

Puisi itu jika diinterpretasikan kurang lebih bahwa bunga melambangkan setiap momen menjadi lebnih berarti. Senada dengan para member BTS yang masing-masing memegang bunga di teaser comeback mereka, bukan?

Terlepas dari benar tidaknya sumber inspirasi comeback mereka, pelantun "Blood Sweat & Tears" itu telah sukses dengan karya terbarunya. Di sisi lain, mereka juga mempersembahkan sesuatu yang luar biasa untuk para fans di seluruh dunia.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait