Ashanty tampak sedih dan mengakui kalau hubungannya dengan Millen sekeluarga jadi semakin renggang.
- Tim WowKeren
- Kamis, 07 Desember 2017 - 09:34 WIB
WowKeren - Ashanty diundang sebagai narasumber di acara "Pagi-Pagi Pasti Happy" Uya Kuya, Kamis (7/12). Acara ini juga dipandu Nikita Mirzani dan Lee Jeong Hoon.
Ashanty sempat memperlihatkan rasa enggan ketika kembali ditanya soal video sindiran Millendaru. Istri Anang Hermansyah itu tak mau dianggap memanfaatkan masalah keluarga agar tetap eksis di media.
"Aku benarnya malas bahas ini, sejak video itu (beredar), aku gak mau berkomentar," kata Ashanty. "Nanti anggapannya ini orang kok ngomong aja, ke media ini, media itu."
Ibu dua anak ini mengakui kalau ia tak sebaik anggapan orang. Ia menganggap status imej wanita yang anggun seperti malaikat yang disematkan padanya itu terlalu berat.
"Aku bingung dianggap baik, kayak malaikat. Padahal aku galak, apalagi sama orang yang memang perlu digalakin," kata Ashanty. "Imej baik itu berat, aslinya di rumah galak, aku kan manusia, marahnya masih wajar."

Ashanty mengaku sedih karena hubungannya dengan Millen dan keluarga jadi renggang. Padahal dulu Ashanty dan keponakannya itu sangat dekat. Ibu tiri Aurel Hermansyah dan Azriel Hermansyah ini tak kuasah menahan tangis ketika membahas Millen.
"Anak itu dulu sweet banget, tapi dulu semakin dewasa mungkin pergaulan yang membuat dia seperti itu," kata Ashanty. "Aku juga sedih kalau ada apa-apa sama dia, tapi terkadang kita gak bisa tahu hatinya kayak apa. Aku sedih karena aku pengen dia bisa balik kayak dulu lagi, aku juga sama keluarganya jadi renggang. Padahal mamaku udah gak ada, beliau pernah pesan agar tetap bersama (akur). Jangan karena (Millen) jadi gak dekat lagi, aku gak nangis karena dia ya, aku nangisi keadaan."
Ketika ditanya akankah kembali ngobrol dengan Millen, Ashanty agaknya sudah menyerah. Dia cuma mendoakan agar Millen tak terpengaruh pergaulan yang kurang bagus.
"Sejak kejadian mau berubah ternyata nggak, udah gak ngobrol lagi," kata Ashanty. "Semoga dia lebih baik, gak dipengaruhin orang, aku siapa kalau orangtuanya membiarkan."
(wk/)