Seperti apa kenangan para member saat debut di awal kariernya?
- Tim WowKeren
- Selasa, 12 Desember 2017 - 20:28 WIB
WowKeren - Bangtan Boys kini tengah menjadi grup Korea Selatan terpopuler. Karier BTS bahkan semakin melejit hingga mampu menempati beberapa kategori tangga lagu Billboard.
Akan tetapi, melihat kembali ke masa saat BTS baru debut ternyata tidak semulus karier mereka sekarang. Leader BTS, Rap Monster menyampaikan kenangan masa debut itu ketika menggelar konser terakhir "The Wings Tour" di Seoul. Personel BTS yang lain bahkan terlihat menitikkan air mata saat mengingat masa-masa itu.
"Aku pikir sekarang saatnya kembali mengingat masa lalu kami. Kami dulu sangat ketakutan ketika debut. Kami sangat takut jika kami gagal," kata RM. "Kami takut jika orang-orang tidak menyukai kami."
Demi disukai orang lain, para personel BTS berpikir keras. Kenangan masa lalu itu rupanya membekas dalam ingatan RM.
"Sehingga kami berpikir apa yang harus kami lakukan? Jika kami melakukan sesuatu apa orang-orang akan menyukai kami?" tambah RM. "Kami dulu seperti itu, tetapi aku tidak ingin melupakan kenangan masa-masa itu."
RM juga menceritakan tentang surat dari fans yang ia terima. Surat itu membuatnya menyadari hal penting.
"Dari surat-surat yang kami terima, kami membaca hal seperti ini, 'Kami sangat senang kalian sukses, tapi aku belum mencapai impianku'," jelas RM tentang isi surat tersebut. "'Ini seperti kita mulai bersama, tetapi kalian bergerak menjauh'."
Melalui surat itu, RM merasa nyaman dan mengerti arti masa depan. Ia mengatakan bahwa mereka dulu tidak percaya diri. Mereka juga tidak pernah membayangkan dapat konser di stadion bola yang besar.
"Apa yang ingin aku katakan adalah kami tidak hebat sejak dulu, tapi kami lakukan saja," tegas RM. "Jika kalian mengetahui kami, musik kami, foto, video atau apapun yang bisa mengurangi beban hidupmu... maka itu cukup berarti bagi kami. Aku mencintaimu."
Sontak ucapan RM yang mewakili para member membuat seluruh penonton menitikkan air mata. Impian sebuah grup yang tak terbayangkan akhirnya menjadi kenyataan.
(wk/)