KPI Buka Suara, 'Dahsyat' Akan Diberi Sanksi karena Games Pakai Kaki Diduga Lecehkan TNI
TV

Seperti ini pernyataan KPI (Komisi Penyiaran Indonesia) terkait hukuman yang akan mereka berikan kepada 'Dahsyat'.

WowKeren - Akhir-akhir ini "Dahsyat" tengah menjadi sorotan gara-gara menampilkan games makan donat ditarik menggunakan kaki pada tayangan Jumat (20/1). Apalagi salah satu peserta dalam games tersebut adalah seorang TNI yang menggunakan seragamnya ketika ikut berpastisipasi.

Gara-gara games ini "Dahsyat" pun menuai hujatan karena dinilai tak sopan. Berbagai kecaman juga datang dari sejumlah pihak bahkan ada yang berniat melaporkannya ke polisi karena kejadian tersebut.

Melihat berbagai protes dan kecaman yang dilayangkan pada acara yang dipandu Denny Cagur dan Raffi Ahmad ini, KPI (Komisi Penyiaran Indonesia) tak tinggal diam. KPI mengungkapkan bahwa pihaknya akan memberikan sanksi pada "Dahsyat" dalam waktu dekat.

"Sudah diproses. Hari ini diberikan sanksi," ujar Koordinator Bidang Pengawasan Isi Siaran KPI Hardly Stefano Fenelon Pariela di Jakarta Selatan, Senin (22/1). "Besok dipanggil juga untuk disampaikan secara langsung."


Hardly mengungkapkan bahwa sanksi ini akan mereka sampaikan secara langsung dan bukan hanya melalui surat teguran. "Karena surat aja nanti enggak paham-paham mereka. Jadi panggil aja sekalian. Selain ngasih surat, kita panggil juga," ungkap Hardly.

Namun Hardly belum mau mengungkapkan secara detil apa sanksi yang KPI berikan kepada "Dahsyat". Ia berjanji bentuk sanksi yang diberikan KPI pasti akan dipublikasikan kepada masyarakat.

"Sanksinya setelah di-publish yah. Nanti hari ini dikeluarkan," tuturnya. "Kalau sanksi dari KPI kan urutannya dari teguran tertulis, satu sampai dua. Setelah itu penghentian. Kita lihat bobotnya. Ini akan diproses sama teman-teman di kantor."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!