Pertama kali muncul di depan publik, simak cerita korban pelecehan James Franco berikut ini.
- Tim WowKeren
- Rabu, 24 Januari 2018 - 18:48 WIB
WowKeren - Pada Minggu (21/1) kemarin, James Franco mengejutkan publik dengan menghadiri ajang SAG Awards. Meskipun sempat bersembunyi selama beberapa waktu, James yang tersandung kasus pelecehan seksual tersebut nampak cuek menanggapi media.
Namun pada Selasa (23/1) lalu, seorang wanita yang mengaku pernah dilecehkan oleh James, Sarah Tither-Kaplan tiba-tiba muncul di depan publik untuk pertama kali. Sarah menceritakan bagaimana kronologi James melakukan pelecehan seksual dengan kedok belajar di sekolah akting yang Sarah ikuti.
Sarah yang diundang dalam acara "Good Morning America" menceritakan bahwa dirinya dan beberapa murid wanita lain disuruh memerankan adegan seks. Tentu saja semua murid merasa tak nyaman. Namun James tetap memaksa mereka bertelanjang dan mengancam akan mengeluarkan mereka jika tak mau menurut.
Two of James Franco's accusers speak out and allege inappropriate behavior by the star in a sit down interview with @arobach. "Please just apologize..." pic.twitter.com/U5yeJKTWxD
— Good Morning America (@GMA) January 23, 2018
"Aku merasa dieksploitasi. Aku seorang murid di sebuah sekolah akting tempat James Franco mengajar," tutur Sarah. "Kami harus melakukan adegan seks. Padahal adegan tersebut tidak ada dalam naskah."
Lebih lanjut, Sarah menjelaskan bahwa James menggunakan kekuasaannya untuk mengeksploitasi para wanita. James memberikan iming-iming berupa kesempatan berkarier dalam industri pefilman.
"Dia (James) menggunakan kekuasaannya," lanjut Sarah. "Dia mengatakan akan memberi kami kesempatan. Tentu saja aku terkejut, menjadi seorang aktris atau bekerja di industri film adalah mimpiku sejak kecil."
Meskipun demikian, Sarah mengatakan bahwa ia telah memaafkan James. Menurutnya, James bukanlah monster yang tak memiliki perasaan. Terlepas dari itu, Sarah mengatakan bahwa James adalah aktor yang sangat berbakat.
(wk/)