Ibunda Niki, Yora, menganggap masalah pelanggaran kontrak terlalu dibesar-besarkan.
- Tim WowKeren
- Senin, 29 Januari 2018 - 09:43 WIB
WowKeren - Nikita Willy diduga telah melanggar kontrak kerjasama dengan pemilik klinik kecantikan Medina Zein dan Lukman Azhari. Kini posisi Niki sebagai brand ambassador digantikan oleh sahabat Medina, Nagita Slavina.
Niki dilaporkan ke polisi karena melakukan perawatan di tempat lain dan diunggah di sosial media. Selain dilaporkan ke polisi, Medina juga menuntut hal lain dari Niki.
Ia meminta agar kekasih Indra Priawan tersebut mengembalikan tas senilai Rp140 juta. Tas itu merupakan kompensasi atas pembayaran beberapa event.
"Tas itu merupakan pembayaran lima kali event. Berhubung kontrak putus dan event belum jalan, maka harus dikembalikan," seru Medina. "Jadi, dulu itu tas itu adalah pembayaran 5 kali event, jadi dibarter sama tas. Sehubungan kontraknya diputus dan event-nya belum berjalan, akhirnya tasnya dikembalikan. Waktu itu sebenarnya bisa dibayarkan dengan uang, cuma waktu itu Niki maunya tas saja, enggak mau dengan uang."
Pengacara Medina, Razman Nasution, mengungkap kalau tas itu sudah dikembalikan Sabtu (27/1). "Sudah dikembalikan (tasnya) tadi malam pukul 23:00 WIB ke apartemen saya di Kemayoran. Harganya Rp 140 juta, merek Hermes Paris," kata Razman.
Sementara itu, ibunda sekaligus manajer Nikita, Yora Febrine, angkat bicara soal tas itu. Ia juga merasa kalau masalah dugaan pelanggaran kontrak ini terlalu dibesar-besarkan.
"Jadi, itu bukan tas baru, ya. Itu tas bekasnya Medina sendiri. Iseng-iseng si Nikita minta, dikasih. Ternyata sama dia (Medina) ditaruh di kontrak. Nah, sekarang diminta lagi. Ya udah, dibalikin lagi aja," kata Yora. "Udah enggak ada apa-apa, udah damai aja karena memang dua-duanya maunya seperti itu. Saya juga bagusan seperti itu. Kenapa pakai di-blow up segala gini, jadi kan kayak gimana gitu. Ini kan bukan kasus. Ya, jadi besar gara-gara (nama) Nikita besar."
(wk/)