Banyak dikira orang aman, ternyata rokok elektrik malah lebih bahaya dan berikan ancaman lain.
- Tim WowKeren
- Selasa, 30 Januari 2018 - 14:39 WIB
WowKeren - Akhir-akhir ini e-cigarettes atau rokok elektrik tengah digandrungi oleh kalangan muda. Mereka mengklaim bahwa jenis rokok ini lebih aman ketimbang rokok yang dibakar secara manual.
Akan tetapi, fakta terbaru mengungkapkan bahwa rokok elektrik dengan berbagai rasa ini justru lebih berbahaya. Kenapa ya alasannya? Coba simak penjelasan berikut.
Dalam sebuah tes laboratorium, seekor tikus yang terpapar asap dari rokok elektrik ini memiliki tingkat kerusakan DNA yang lebih tinggi. Kerusakan DNA ini terjadi di organ jantung, paru-paru dan kandung kemih. Selain itu, sistem perbaikan DNA yang melindungi tubuh dari penyakit kanker diketahui juga terganggu.
Pemimpin tim peneliti Amerika Serikat, dr. Moon-shong Tang dari Universitas New York, memperingatkan bahwa "vapers" (pengguna rokok elektrik) bisa saja meningkatkan risiko kondisi yang mengancam nyawa. Pihaknya mengusulkan bahwa asap rokok elektrik bersifat karsinogenik. Pengguna rokok elektrik akan memiliki risiko lebih tinggi daripada orang yang tidak menggunakan rokok elektrik.
Sebagian besar nikotin yang dihirup akan dengan cepat dipecah menjadi bahan kimia non toksik yang disebut kotinin. Bahan kimia tersebut nantinya akan diekskresikan dalam urin.
Akan tetapi, sebagain kecil, kurang dari 10 persen, diyakini akan dicerna menjadi nitrosamin dan turunannya. Ini juga termasuk zat yang dapat menimbulkan kanker pada paru-paru atau biasa disebut NNAL. Bahan-bahan kimia tersebut menurut para ahli juga mampu menginduksi tumor di organ yang lain.
Alih-alih aman, ternyata rokok elektrik ini justru lebih mengancam nyawa ya. Pikir ulang deh kalau mau lanjutin pake rokok jenis ini. Ayo kita hidup sehat aja.
(wk/)