Seperti apa perbedaan syuting film 'Bayi Gaib' versi 1982 vs 2018 menurut Rina Hasyim? Simak berikut ini...
- Tim WowKeren
- Rabu, 07 Februari 2018 - 09:07 WIB
WowKeren - Rineke Antoinette Hassim atau Rina Hasyim sudah malang melintang di perfilman Indonesia. Wanita yang berusia 71 tahun ini tenar pada tahun 1970-an dan 1980-an. Hingga tahun 2000-an masih sering bermain film, meski hanya pemain pendukung. Salah satu film yang dibintanginya adalah "Bayi Ajaib" (1982).
Dalam film "Bayi Gaib: Bayi Tumbal Bayi Mati", Rina berperan sebagai dokter kandungan yang mendampingi kehamilan Farah (Rianti Cartwright). "Saya bersyukur mendapat kesempatan bermain 'Bayi Ajaib' dulu tahun 1982 dan 'Bayi Gaib' sekarang. Karena aura horornya sama-sama kuat. Main film horor itu menantang," katanya ditemui WowKeren, Selasa (6/2).
Di bawah arahan sutradara Rizal Mantovani, Rina mengaku tak kesulitan soal akting. Dia justru merasa takjub dengan kemampun akting pemain muda sekarang. Rina juga mengungkap perbedaan saat dirinya syuting film "Bayi Gaib" dan juga "Bayi Ajaib" pada tahun 1982 silam.
"Syuting zaman dulu dan sekarang beda ya. Dulu nggak ada istilah play back, peralatan sekarang canggih-canggih," lanjut Rina Hasyim. "Main film 'Bayi Gaib' ketemu artis-arti muda seperti Rianti sangat menyenangkan. secara teknis memang Bayi Gaib ini lebih Dashyat."
"Bayi Gaib" menjadi film horor pertama yang dibintangi Rianti Cartwright. Rianti mengaku mendapatkan pengalaman baru dari perannya tersebut. "Aku udah deg-degan ya, soalnya cerita temen-temen kadang suka ada kejadian aneh atau suasana mencekam, terus set yang dipilih pun pasti yang agak menyeramkan. Kami syuting di Puncak selama dua minggu dan syutingnya malam terus. Jadi aku udah takut dong, takutnya ada kenapa-kenapa," ungkap Rianti Cartwright saat peluncuran trailer film "Bayi Gaib".
Rizal Mantovani berharap, remake film "Bayi Ajaib" ini bisa menjadi nostalgia pecinta film horor klasik sekaligus memberi suguhan baru untuk pecinta horor pada umumnya. Dalam film "Bayi Gaib", Rianti akan beradu peran Ashraf Sinclair. Rencananya film tersebut akan tayang 15 Februari 2018.
(wk/)