Donald Trump berharap Oprah maju jadi presiden agar bisa diekspos dan dijatuhkan.
- Tim WowKeren
- Selasa, 20 Februari 2018 - 17:34 WIB
WowKeren - Sebelumnya, nama Oprah Winfrey santer diisukan mencalonkan diri menjadi Presiden AS pada pemilu 2020 mendatang. Kendati banyak dukungan yang mengalir untuknya, wanita berusia 63 tahun tersebut menegaskan bahwa ia menolak untuk mencalonkan diri.
Namun Presiden AS saat ini, Donald Trump, justru menantang Oprah untuk maju ikut pemilu. Hal ini diungkapkan sendiri oleh Trump melalui unggahannya di Twitter pada Senin (19/2).
Tak hanya menantang Oprah, dalam unggahan tersebut Trump juga menyindir soal acara diskusi yang diikuti Oprah, "60 Minutes". Oprah memang diketahui menjadi moderator dalam acara yang ditayangkan oleh saluran CBS tersebut.
Just watched a very insecure Oprah Winfrey, who at one point I knew very well, interview a panel of people on 60 Minutes. The questions were biased and slanted, the facts incorrect. Hope Oprah runs so she can be exposed and defeated just like all of the others!
— Donald J. Trump (@realDonaldTrump) February 19, 2018
"Baru saja menyaksikan Oprah Winfrey yang sangat (merasa) tak aman, jelas-jelas aku tahu dia sedang mewawancarai sebuah panel (yang terdiri dari) sejumlah orang dalam '60 menit'," tulis Trump. "Pertanyaannya bias dan miring, faktanya tidak benar. (Aku) berharap Oprah maju (jadi presiden) sehingga ia bisa diekspos dan dijatuhkan seperti yang lainnya."
Dalam acara itu, Oprah memimpin sebuah panel diskusi mengenai tahun pertama kepemimpinan Trump. Acara tersebut diikuti oleh 14 pemilih Partai Republik, Demokrat dan Independen dari Grand Rapids, Michigan.
"Setahun kepemimpinan Presiden Donald Trump, warga Amerika masih terbagi," kata Oprah di awal acara. "Orang-orang tidak mau mendengarkan apa yang dikatakan pihak lain."
Rumor Oprah maju menjadi presiden Amerika Serikat sendiri mulai menyebar usai ia memberikan pidato yang menginspirasi dalam ajang Golden Globes Awards 2018. Banyak pihak yang meminta agar wanita berkulit hitam tersebut maju menjadi presiden Amerika Serikat untuk memberikan perubahan.
(wk/)