Biasa berwarna putih bersih, apa yang terjadi di daratan Eropa yang tiba-tiba diselimuti salju berwarna oranye?
- Tim WowKeren
- Rabu, 28 Maret 2018 - 14:22 WIB
WowKeren - Jika salju biasanya berwarna putih bersih, kejadian berbeda terjadi di daratan Eropa. Bahkan, para pemain papan seluncur salju di sana mengatakan bahwa mereka seperti bermain-main di daratan Planet Mars. Wah, apa yang terjadi di sana?
Sebuah fenomena alam tidak biasa rupanya sedang terjadi di daratan Eropa. Debu dari gurun pasir Sahara menyebabkan salju yang turun di Eropa Timur itu berubah warna menjadi oranye. Kejadian langka tersebut juga menyebabkan daerah pegunungan di Ukraina, Rusia, Bulgaria dan Rumania diselimuti salju tebal berwarna oranye layaknya di Planet Mars.
Peristiwa unik ini terjadi sejak Jumat (23/3) kemarin dan terus berlanjut hingga akhir pekan. Arah angin dan tekanan udara yang rendah di Eropa membuat angin bertiup ke arah selatan hingga barat daya. Akhirnya, banyak partikel pasir yang naik ke atmosfir dan membuatnya bercampur dengan partikel hujan dan salju.
Menurut ahli meteorologi, kejadian yang tidak biasa ini terjadi setiap kira-kira lima tahun sekali. "Pasir yang terangkat ke atmosfer didistribusikan kembali ke lain tempat," terang Steven Keates, seorang ahli meteorologi di Met Office. "Melihat citra satelit dari NASA, itu menunjukkan banyak pasir dan debu di atmosfer yang melayang melintasi Mediterania."
Akibat kejadian tersebut, banyak para pemain papan seluncur salju yang mengunggah pemandangan menarik ini. Mereka mengungkapkan perasaannya yang seperti sedang bermain ski di Planet Mars.
Rupanya, ini bukan pertama kalinya orang-orang di Eropa mengalami turunnya salju dengan warna yang menakutkan tersebut. Fenomena serupa pernah terjadi di tahun 2007 lalu ketika salju "berminyak" misterius jatuh di tiga wilayah Siberia Selatan.
Salju yang turun tersebut bahkan mengandung substansi yang berbau busuk. Hal tersebut terjadi lantaran salju "berminyak" ini mengandung konsentrasi besi, asam dan nitrat yang tinggi. Itu terjadi akibat polusi kimia yang terjadi di dekat Kazakhstan.
(wk/)