Ini yang membuat Andi pusing selama membintangi sekuel film 'Molulo' tersebut.
- Tim WowKeren
- Senin, 09 April 2018 - 18:22 WIB
WowKeren - Setelah sukses dengan "Molulo: Jodoh Tak Bisa Dipaksa", Moov Pictures dan DCU kembali memproduksi sekuelnya yang diberi judul "Jodoh yang Mana?". Film bergenre komedi ini melibatkan pemain seperti Andi Arsyil (Tiar), Alexa Key (Ayana), Arlita Reggina Viola Huswan (Ros), Dodi Mahuze (Dodi), Musdalifah mantan istri pedangdut Nassar (Musdalifah), Ical Kate (Acil), Zakaribo (Saka) dan banyak lagi.
Dari nama-nama diatas, rupanya selain menjadi pemain, aktor Andy Arsyil bertindak selaku produser. Andi mengaku keterlibatannya sebagai produser memang sudah dicita-citakannya sejak lama.
"Dulu sebenarnya memang punya cita-cita, sempat juga ngomong, senang ya kalau membuat yang sesuai keinginan. Jadi dari film pertama memang ceritanya saya yang garap. Ada beberapa film lain saya nginvest saja. Akhirnya diajak bikin PH (Production House), akhirnya coba," ujar Andi ditemui WowKeren di lokasi syuting di bilangan Pekayon, Jakarta Selatan, Senin (9/4) sore.
"Sebenarnya kita mau bikin lima film tapi enggak semuanya saya main. Cuma ada beberapa film yang saya main," tukasnya. Andi mengaku posisinya merangkap banyak tanggung jawab di film tersebut cukup memusingkan.
"Saya bilang, ya sudah buat sendiri (film). Ternyata disupport (didukung) semuanya. Sebenarnya lebih ribet dari pemain saja. Kalau pemain kan, terima skenario, reading, enggak pusing. Kalau sekarang kan pusing," jelasnya.
Andi mengatakan lantaran ingin fokus dalam proyek film tersebut beberapa tawaran untuk main sinetron terpaksa dia tolak. Ia menolak lantaran mempertimbangkan masalah pembagian waktunya.
"Jadi sempat kemarin ditawarin sinetron, benar-benar waktunya enggak bisa. Dari beberapa PH nawarin, akhirnya ditolak karena masalah waktu yang sudah enggak bisa diatur untuk ini," bebernya. "Jadi untuk sekarang mau fokus di sini dulu. Mungkin bukan cuma film sih tapi juga konten-konten yang sudah jadi sebenarnya untuk beberapa pilotnya."
Menurutnya film tersebut menampilkan keberagaman budaya pun menawarkan rasa khas Indonesia dengan drama intrik yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat. "Mengkolaborasi aktor dan aktris baik dari Jakarta, Makassar, Palu, Kendari, Papua, Jawa dan Bandung, (ini) komedi yang segar 'Fresh From The Oven'," pungkasnya.
(wk/)