Park Bom membagikan fotonya bersama seorang makeup artist profesional.
- Selasa, 26 Juni 2018 - 15:36 WIB
WowKeren - Park Bom belakangan ini kembali aktif di media sosial. Ia mengaku akan segera comeback dengan lagu solo dan tak jarang membagikan foto-foto terbarunya. Masuki usia 33 tahun, visual Park Bom sempat dicibir karena cukup berubah.
Netter beranggapan Park Bom jalani serangkaian prosedur bedah kecantikan untuk memperbaiki wajahnya. Meskipun begitu, banyak netter yang membela mantan member 2NE1 ini.
Mereka beranggapan bahwa seharusnya netter membahas mengenai prestasi Park Bom yang cukup mumpuni dalam bidang vokal daripada terus-terusan mencibir karena bentuk wajahnya. Namun tak bisa dipungkiri memang visual Park Bom super cantik.
Ia belum lama ini membagikan foto bersama dengan seorang makeup artist dengan akun bernama @minsyoning. Di foto tersebut terlihat Park Bom tampil dengan dandanan bak boneka hidup.
안녕하세요 제 동생 민쇼닝과 함께 이것저것 스타일 바꿔가며 공부중...❤️🍀👑🐘🐻#parkbom#박봄#2ne1#bompark#朴春#ぼム#메이크업민쇼닝❤️ @minsyoning pic.twitter.com/E2mBTCRnjF
— Bom Park (@haroobomkum) June 25, 2018
Foto yang diunggah lewat akun Twitter pribadi @haroobomkum ini sontak banjir komentar netter. Netter tak henti-hentinya memuji visual cantik Park Bom yang bak boneka. "Bom benar-benar seperti boneka. Aku rindu padamu unnie," kata netter. "Boneka yang cantik," seru netter.
"Kau terlihat sangat bersinar dan bahagia. Aku cinta padamu," ujar netter. "Bomi imut banget. Aku tak sabar menunggu lagu barumu," tambah netter. "Aku siap menunggu kembalinya barbie Korea," sahut netter. "Bomi, gaya makeup ini cocok untukmu," puji yang lain.
Park Bom terbilang mantan member 2NE1 yang jarang terlihat berada di dunia hiburan setelah grupnya bubar. Ia justru ramai jadi perbincangan banyak pihak karena mengingat kembali kasus obat-obatan terlarang yang pernah ia hadapi beberapa waktu lalu.
Dipenuhi cibiran dan berita palsu, Bom akhirnya buka suara lewat wawancara eksklusif dengan media setempat beberapa waktu lalu. Ia mengaku tak tahu jika obat yang ia gunakan untuk perawatan gangguan depresi yang ia alami tersebut ternyata ilegal di Korea Selatan.