Ungkapannya tersebut membuat BTS diserang akibat merasa diistimewakan.
- Wahyu
- Rabu, 05 September 2018 - 12:51 WIB
WowKeren - Pemberitaan mengenai pembebasan wajib militer terhadap pihak-pihak tertentu masih menjadi perdebatan di Korea Selatan. Baru-baru ini anggota parlemen Ah Min Suk mengutarakan ingin membuat perubahan mengenai hukum tersebut.
Pria yang juga merangkap sebagai komite pendidikan, budaya, olahraga dan pariwisata ini menyebutkan kriteria yang pantas untuk menjadi pengeceualian. Ah Min Suk menyebutkan undang-undang saat ini sudah ketinggalan zaman.
"Undang-undang pembebasan militer sudah diciptakan pada tahun 1973," terang Ah Min Suk. "Setelah 45 tahun, hukum harus diubah untuk lebih mencerminkan waktu."
Dalam hukum tersebut tertulis jika pria berbadan sehat wajib melakukan wajib militer. Pengecualian ditujukan kepada atlet yang telah memenangkan gelar di panggung kehormatan global.
Setidaknya dapat membawa medali di kompetisi Asia ataupun medali olimpiade. Kemudian seorang seniman yang memenangkan gelar di kompetisi seni nasional besar.
Sayangnya dalam hukum tersebut tidak berlaku untuk musisi di industri K-Pop. Meskipun telah memenangkan penghargaan di panggung global seperti misalnya Billboard.
Hal itulah yang memicu Ah Min Suk ingin membuat perubahan dan merekomendasikan musisi K-Pop untuk pengecualian wajib militer. Dalam pidatonya, Ah Min Suk menyebut Bangtan Boys sebagai contoh idola yang harus dipertimbangkan untuk mendapat pengecualian.
"BTS telah mencapai nomor 1 di Billboard dan kontribusinya untuk bangsa tidak diragukan lagi," ucap Ah Min Suk. "Berkenaan dengan masalah reformasi hukum, hal ini harusnya menjadi perhatian bagi masyarakat umum."
Mendengar nama idolanya disebut, ARMY (sebutan fans BTS) menjadi berang dan menghujat pidato Ah Min Suk. ARMY tidak ingin nama BTS selalu dikaitkan dengan politik.
Mereka juga kecewa karena dengan pidato tersebut, masyarakat akan semakin memojokkan BTS sebagai idol yang "manja. Padahal grup tersebut tidak sedikitpun berniat untuk mangkir dari kewajibannya itu.
"Bisakah kamu berhenti menyebut BTS seperti itu, bahkan mereka tidak berniat mangkir dari wamil. Gara-gara ini mereka jadi diserang," ujar netizen. "Memang benar hukum harus dirubah, tapi jangan menyebut BTS lagi dalam hal politik," tambah netizen lainnya. "Berhenti menyebut BTS, lebih baik kau diam. Menyebalkan," sindir netizen pada Ah Min Suk.
(wk/wahy)