'Along With The Gods' Tuntut Pelaku Pembajakan Film
Film

Laris di luar dan dalam Korea membuat film ini paling banyak dibajak.

WowKeren - "Along With The Gods: The Two Worlds" adalah film adaptasi webtoon yang tayang pada tahun 2017. Pada 2018, film sekuelnya, "Along With The Gods: The Last 49 Days" tayang di seluruh dunia. Film ini menduduki peringkat kedua sebagai film yang paling banyak di tonton di Korea.

Film ini menceritakan tentang seorang pemadam kebakaran yang diperankan Cha Tae Hyun yang mati akibat kecelakaan kerja. Dirinya lalu bertemu dengan tiga malaikat maut yang diperankan oleh Ha Jung Woo, Joo Ji Hoon, dan Kim Hyang Gi yang mengawalnya ke akhirat. Setelah itu dirinya melakukan petualangan untuk melihat kehidupannya di masa lalu.


Selain bintang-bintang di atas, film ini juga bertaburan pemain-pemain terkenal lainnya. Ada D.O. EXO, Lee Jung Jae, dan pemain "Train To Busan", Ma Dong Seok.

Yang menarik lagi, film ini menggunakan efek CGI penuh layaknya film-film Hollywood. Film ini sendiri menghabiskan dana hinga 36,6 miliar USD(sekitar Rp 544 triliun). Meskipun film ini mendapat komentar beragam dari pengamat film, namun "Along With The Gods: The Two Worlds" laris tak hanya di Korea namun juga di seluruh dunia.

Karena kepopulerannya itulah yang membuat film ini menjadi salah satu film Korea yang paling banyak dibajak. Akhirnya produsen dari film "Along With The Gods" mengambil tindakkan hukum terhadap pembajakan yang dilakukan oleh pihak-pihak yang tak bertanggung jawab.

Setelah film pertamanya, "Along With The Gods: The Two Worlds", rilis di situs-situs film berbayar seperti Netflix, tingkat pembajakan film tersebut semakin berlipat ganda. Meskipun produsen telah memperingatkan akan ada tindakan hukum jika hal tersebut tak berhenti, pembajakan tetap berlanjut.

Akhirnya pihak produsen melaporkan hal ini ke pihak berwajib. Guguatan mereka akan ditujukan kepada pemasok-pemasok film ilegal.

Produser film tersebut mengatakan bahwa beberapa orang yang bertanggung jawab atas pembajakan telah menerima surat panggilan dari kepolisian. Produser mengatakan akan menempuh cara-cara yang dirasa memungkinkan untuk menghentikan peredaran film ilegal. Mereka juga akan mengambil langkah hukum yang ketat untuk melindungi sekuel film yang nantinya juga akan rilis di situs-situs legal berbayar.

(wk/diah)

You can share this post!