Fan Bingbing muncul di depan umum setelah menghilang selama 120 hari.
- Chusnul Chotimah
- Selasa, 16 Oktober 2018 - 19:21 WIB
WowKeren - Untuk pertama kalinya sejak menghilang selama 120 hari, Fan Bingbing terlihat di depan umum. Dilansir dari Shanghaiist, aktris paling populer di Tiongkok ini tertangkap kamera paparazzi tengah berada di bandara Beijing, Senin (15/10) malam.
Seperti diketahui, Fan Bingbing terakhir kali muncul di depan publik pada 1 Juli lalu. Setelah itu, keberadaan aktris 37 tahun itu menjadi misteri di tengah penyelidikan kasus pajaknya. Rumor-rumor berhembus menyebutkan Fan Bingbing ditangkap, dilarang ke luar Tiongkok, dilarang berakting hingga tiga tahun, kantor agensinya telah dikosongkan serta menjual apartemennya di Amerika Serikat.
Akhirnya pada 3 Oktober, pihak berwenang di provinsi Jiangsu mengumumkan bahwa Fan Bingbing bersalah atas penipuan pajak. Ia dilaporkan harus membayar 883 juta yuan (sekitar Rp 1,9 triliun) atas pajak yang tak dibayarkannya berikut denda. Jika tak membayar, Fan Bingbing akan menghadapi sanksi hukum.
Fan Bingbing langsung merilis permintaan maaf lewat akun Weibo pribadinya. Namun bintang film "X-Men: Days of Future Past" itu sama sekali tidak menunjukkan batang hidungnya. Sampai-sampai muncul dugaan bahwa ia sebenarnya sudah meninggal. Namun isu dirinya meninggal terbantahkan oleh foto-foto ini.
Dalam foto yang dirilis paparazzi dari Beijing, Fan Bingbing terlihat berjalan cepat ke mobil yang sudah menunggunya. Ia berpakaian serba hitam, mengenakan topi hitam putih, berjalan sambil menunduk. Di belakangnya tampak seorang pria memegang payung untuk berlindung.
Foto-foto Fan Bingbing dengan cepat menjadi topik paling populer di Weibo. Netizen menyoroti sepatu platform berkilau yang juga dimiliki oleh Fan Bingbing dan yakin bahwa sosok dalam foto memang dirinya.
Sementara itu, Fan Bingbing juga tersandung skandal video seks. Rekannya dalam video seks adalah Wang Qishan, wakil presiden Tiongkok. Wang Qishan sendiri merupakan politikus yang dikenal sebagai tangan kanan Sekertaris Jenderal Xi Jinping.
(wk/chus)