Para ahli sendiri tidak menganjurkan untuk menggunakan sabun khusus organ vital, lho.
- Nur Islamiyah
- Senin, 05 November 2018 - 12:36 WIB
WowKeren - Vagina merupakan organ pada wanita yang sangat penting. Organ ini berbeda dari bagian tubuh lainnya dan memerlukan perawatan khusus. Pasalnya, organ vital ini cukup sensitif dan memiliki pH tersendiri.
Banyak wanita yang menggunakan sabun untuk menjaga kebersihan organ vital, baik yang biasa maupun cairan pembersih khusus. Padahal hal tersebut sebenarnya tidak baik untuk vagina, lho.
Tahukah kalian vagina merupakan bagian tubuh yang punya bakteri paling banyak setelah usus? Namun, tak perlu khawatir, bakteri yang dimaksud adalah yang tidak berbahaya dan justru berperan melindungi serta menjaga kesehatan organ vital kalian.
Lalu, mengapa sabun biasa tidak disarankan untuk membersihkan organ vital? Alasannya adalah karena bakteri-bakteri tersebut akan mati dan organ vital tidak memiliki pelindung untuk mencegah infeksi.
Selain itu, seperti yang telah disebutkan sebelumnya, organ vital wanita memiliki pH yang berbeda dari bagian tubuh lainnya yakni 3,2 hingga 4,2 sementara sabun mandi biasa mempunyai pH 8. Jadi, ketika pH di organ vital terganggu, maka resiko untuk terjadinya infeksi cukup tinggi. Hal ini memberikan kesempatan bagi bakteri jahat untuk tinggal dan tumbuh di sekitar organ vital.
Nah, karena alasan ini juga maka diciptakan produk khusus vagina. Banyak produk yang mengklaim dapat membuat organ vital terasa lebih segar, lebih bersih dan tidak berbau menyengat. Para wanita yang tergoda akan hal tersebut kemudian rutin menggunakan sabun pembersih khusus vagina setiap hari.
Namun, para ahli sendiri tidak menganjurkan untuk menggunakan sabun khusus organ vital, lho. Dalam penelitian yang berjudul "A systematic review of the effect of daily pantyliner use on vulvovaginal environment", Ana C. Pontes, dkk mengatakan bahwa penggunaan zat kebersihan berpengaruh terhadap mikroorganisme yang ada pada vagina.
"Perubahan dalam komposisi dan keseimbangan mikroflora dapat menyebabkan infeksi dan peradangan," ujar Pontes "Hal itu dilakukan dengan cara mendorong kolonialisasi pada vagina dengan mikroorganisme yang bukan mikroorganisme normal, dan menyebabkan pertumbuhan organisme yang berlebih."
Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, dr. Retno, Sp. KK tidak menganjurkan penggunaan sabun pembersih organ vital wanita. Untuk membersihkan vagina, kalian dapat menggunakan air bersih saja.
Jika kalian ingin menggunakannya, jangan terlalu sering hingga setiap hari. Gunakan sabun khusus organ vital hanya pada saat mengalami keputihan yang berbau tak sedap. Selain itu, gunakan hanya pada luar organ vital.
Perlu kalian ketahui bahwa vagina memiliki mekanisme sendiri untuk pembersihan. Kalian hanya perlu membersihkan bagian luar vulva yang berambut dengan air dan sabun, namun tidak untuk bagian dalam.
Selain itu, rupanya sabun pembersih khusus organ vital juga dapat mengganggu organ yang berkaitan dengan kehamilan seperti rahim. Resiko terkena infeksi rahim juga dapat meningkat hingga 73 %, lho.
Jadi, sudah tahu tentang penggunaan sabun khusus pembersih organ vital, kan? Kalian dapat mencoba tips menjaga kesehatan vagina di sini.
(wk/nris)