Mahkamah Agung Putuskan Yoo Jae Seok Bisa Klaim Hak Bayaran Dari 3 Stasiun TV Publik Korea
Naver
TV

Hak Yoo Jae Seok belum terbayarkan tahun 2010 silam karena mantan agensinya bangkrut.

WowKeren - Permasalahan hak bayaran Yoo Jae Seok yang belum diberikan tahun 2010 silam akhirnya menemui titik terang. Pada Selasa (22/1), Mahkamah Agung Korea resmi membatalkan keputusan Pengadilan Distrik terkait konflik pembayaran antara member "Running Man" itu dan mantan agensinya, Stom E&F.

Tahun 2010 silam, 3 stasiun TV Publik Korea Selatan yakni KBS, MBC dan SBS menyerahkan urusan pembayaran penampilan Yoo Jae Seok sekitar 540 ribu USD (sekitar Rp 7,68 miliar) ke pengadilan nasional setelah mantan agensi Yoo Jae Seok menyatakan kebangkrutan.


Saat itu, agensi Stom E&F dalam kondisi di mana banyak penagih hutang memperdebatkan hak atas jumlah bayaran terhadap Yoo Jae Seok. Rekan komedian Yoo Jae Seok yang berada di agensi sama saat itu seperti Kim Yong Man juga turut mengalami permasalahan yang sama.

Selama persidangan awal, Yoo Jae Seok dan Kim Yong Man tidak diberi hak atas jumlah pembayaran premis karena gugatan mereka hanya melibatkan Stom E&F, bukan penagih hutang lain yang juga mengklaim hak pembayaran itu.

Pihak Yoo Jae Seok dan Kim Yong Man lalu mengajukan gugatan konfirmasi terkait apakah mereka yang merupakan selebriti yang bekerja dan pembayarannya tidak terpenuhi memiliki izin untuk mengklaim hak pembayaran mereka.

Beberapa tahun terlewati, Mahkamah Agung Korea menyatakan aturan bahwa tokoh utama yang terlibat dalam kontrak penampilan siaran antara stasiun TV penyiaran dan tokoh terkenal adalah dirinya sendiri bukan agensinya.

Hal ini membuat putusan sebelumnya yang menolak pembayaran Yoo Jae Seok dan Kim Yong Man dibatalkan dan kasus ini kembali dikirimkan kepada Pengadilan Distrik untuk direvisi ulang. Setelah Pengadilan Distrik merevisi ulang keputusan sebelumnya, kemungkinan besar Yoo Jae Seok dan Kim Yong Man akan bisa menerima pembayaran penuh mereka yang tidak terpenuhi.

Mahkamah Agung sendiri memutuskan bahwa Yoo Jae Seok bisa mengklaim sekitar 500 ribu USD (sekitar Rp 7,11 miliar) dalam biaya yang tidak diterima dari promosi siaran di 3 stasiun Publik Korea karena kebangkrutan mantan agensinya.

You can share this post!

Related Posts
Loading...