Kim yang mengklaim dirinya sebagai korban menunjukkan foto-fotonya saat dikeroyok.
- Eka Dewi Sofia Putri
- Rabu, 30 Januari 2019 - 10:08 WIB
WowKeren - Kelab malam Burning Sun milik Seungri Big Bang yang berlokasi di Gangnam saat ini tengah menjadi perhatian publik. Staf kelab tersebut dituding telah melakukan pelecehan seksual pada seorang pelanggan wanita dan penganiayaan pada pelanggan pria.
Pria bermarga Kim yang mengaku sebagai korban penganiayaan staf Burning Sun mengungkapkan kalau insiden tersebut terjadi pada 24 November 2018. Postingan-postingan Kim via Instagram Story menjadi perhatian netter usai kasusnya diangkat media.
Salah satu foto menampilkan Kim dengan hidung dan dagu berdarah sedang melepas jaket. "Saat aku bilang pada mereka kalau aku akan masuk berita, polisi-polisi itu menertawakanku. Aku akan muncul di 'News Desk' MBC pukul 8 malam hari ini," tulisnya.
Foto kedua menampilkan hasil tes sinar-X Kim di mana ia menulis, "Ini baru tulang rusukku, ada tiga yang patah. Saraf periferku sudah dimatikan sepenuhnya, jadi aku tidak bisa merasakan apa pun di tangan kiriku lagi. Otot-ototku juga meleleh dan menghalangi aliran darah, aku hampir mati."
Pada postingan di Instagram, Kim menunjukkan foto para polisi yang mengeroyoknya. Ibu Kim yang melihat kejadian tersebut hendak merekamnya, tapi polisi menyeretnya keluar. 15 polisi kemudian mengelilingi Kim, memborgol, menginjak-injak tubuh serta menendang wajahnya.
"Seungri nggak tahu kelabnya pakai afrodisiak (obat pembangkit gairah seksual)? Ini benar-benar menjijikkan," komentar seorang netter sambil menyertakan screenshot percakapan grup chat di mana salah satu orang menulis kalau mereka akan menghentikan penggunaan afrodisiak untuk sementara karena adanya kontroversi.
"Kita nggak butuh polisi yang cuma jago belajar. mereka harus lolos tes kepribadian. Apa gunanya punya polisi kalau seperti ini?" komentar netter. "Wow, ini mengejutkan. Kalian sebut itu polisi?" ujar yang lain.
(wk/dewi)