Kritikan netter semakin gencar ditujukan untuk Seungri usai mantan staf kelab malamnya memberikan pernyataan.
- Eka Dewi Sofia Putri
- Kamis, 31 Januari 2019 - 10:43 WIB
WowKeren - Seungri Big Bang saat ini tengah menjadi sorotan publik terkait kasus pelecehan seksual serta penganiayaan di kelab malam miliknya, Burning Sun. Seminggu sebelum kasus tersebut beredar luas, member termuda Big Bang untuk mundur dari jabatan direktur.
Di acara "News 9" yang ditayangkan KBS Rabu (30/1) kemarin, seorang mantan staf Burning Sun mengungkapkan apa yang terjadi di kelab malam tersebut yang tak diketahui banyak orang. Diungkapnya, ruang VIP di Burning Sun adalah tempat di mana narkoba berpindah tangan secara sembunyi-sembunyi.
"Itu sudah rahasia umum," kata mantan staf tersebut. "Aku pernah mendengar dengan jelas petugas yang membicarakan ganja di sana dan bahwa mereka mendapati berbagai orang yang memakai ganja meskipun saat itu ada polisi."
"Sekitaran waktu saat aku berhenti, Seungri sedang konser di Filipina dan saat dia kembali ke Korea, dia memandangi kami dan bilang, 'Bukankah ini tempat yang sedang dilaporkan media-media?' dan 'Aku mendengarnya dan seorang petugas keamanan juga memukuli orang di sini'. Menurutku lucu bagaimana dia berkata seperti itu," lanjutnya.
Setelah mendengar tentang insiden penganiayaan di kelab malamnya, Seungri dan sang ibu yang menjabat sebagai inspektur kelab mundur bersama-sama dari jabatan mereka. Pernyataan mantan staf Burning Sun ini pun menjadi perhatian netter.
"Kalau ini benar, seluruh keluarganya benar-benar bermuka tebal. Bagaimana bisa mereka hidup seperti ini dan masih punya malu untuk menunjukkan wajah di TV?" komentar netter. "Jadi dia nggak sepenuhnya bersih, kan? Cocok sekali dengan YG," kata netter lainnya.
"Selamat tinggal, Seungri. Kau nggak ada bedanya dengan hyung-hyung-mu. Ini skandal ganja ketiga Big Bang. Aku nggak percaya fans mereka masih mendukung," ujar netter. "Menurutku fokusnya seharusnya bukan pada Seungri saat ini, tapi pada polisi Gangnam," tambah yang lain.
(wk/dewi)