Ashanty yang seorang ibu dengan empat orang anak ini memang selalu berlaku tegas pada anak-anaknya. Ia pun menyebut kegalakan yang dilakukannya adalah hal baik.
- Trias Rohmadoni Alandari
- Jumat, 12 April 2019 - 14:21 WIB
WowKeren - Kasus Audrey yang diduga dikeroyok 12 siswa SMA di Pontianak sedang menyita perhatian publik, tak terkecuali aktris Ashanty. Sebagai seorang ibu dengan 4 orang anak, Ashanty mengaku miris dengan kasus Audrey. Istri dari Anang Hermansyah ini menyebut kurangnya perhatian dan pengawasan sebagai penyebab seseorang bisa berbuat brutal hingga menganiaya.
"Kita orangtua bagaimanapun jangan pernah bilang, 'Oh anak udah besar', enggak ada. Kalau kakak (Aurel Hermansyah ) bilang, 'Aku udah umur 21,' enggak ada bahasa itu, kamu kalau belum punya suami sampe kapanpun kalau kamu susah, kamu lari ke siapa? Ke orangtua, ke keluarga, emang siapa yang mau nolong? Ya kan," kata Ashanty saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat pada Rabu (10/4) seperti dilansir dari Kapanlagi. "Ya itu yang selalu aku terapin ke mereka."
Ashanty pun mengaku tak peduli bila anak-anaknya menyebut dirinya galak. Ia memang sengaja melakukan pengawasan ketat pada anak-anaknya demi masa depan mereka.
"Aku bodo amat dibilang galak," sambung Ashanty. "Tapi yang jelas aku yakin Aurel dan Azriel juga dengan kegalakanku bisa memahami dan mereka juga mengerti bahwa bunda begini ada maksutnya."
Bukti pengawasan ketat tersebut Ashanty terapkan pada dua anaknya yang masih balita, Arsy dan Arsya. Ashanty mengungkap bahwa ia tak memperbolehkan dua anaknya itu memegang ponsel atau mempunyai media sosial. Waktu kedua anaknya itu menonton YouTube pun hanya weekend.
Ashanty pun memuji Aurel dan Azriel yang sudah mengerti sikap galaknya. Kini, wanita berusia 34 tahun ini pun berharap Arsy dan Arsya bisa mengikuti jejak kedua kakaknya.
"Kakak udah gede, udah 21, dia Alhamdulillah dia udah ngerti lah ya, udah enggak perlu diatur-atur," lanjut Ashanty. "Ziel juga walau baru berumur 18 tapi udah luar biasa sangat-sangat bisa mengatur diri dia sendiri, dia bisa mengatur ritme hidupnya dia, sekolahnya dan macam-macam. Saya berharap yang kecil 2 bisa kayak kakak-kakaknya gitu aja sih."
(wk/tria)