Makam kuno tersebut pertama kali ditemukan oleh Catur saat ia melakukan penggalian untuk membuat saluran parit di kebun pisang miliknya di Desa Kumpulrejo.
- Zodiak Yanuarita
- Selasa, 09 Juli 2019 - 08:32 WIB
WowKeren - Warga Desa Kumpulrejo, Patebon, Kendal, Jawa Tengah, digegerkan dengan penemuan sebuah makam kuno yang masih utuh. Makam dengan batu nisan tersebut bertuliskan huruf Arab dan Romawi. Tak ayal, warga pun berbondong-bondong untuk melihatnya secara langsung.
Makam yang terkubur sedalam satu meter di dalam tanah tersebut ditemukan oleh warga pada Sabtu (6/7). Sayangnya, tak ada tulisan yang memuat keterangan siapa jati diri pemilik makam tersebut. Makam itu diduga telah berusia ratusan tahun lamanya.
Adalah Catur, seorang warga yang pertama kali menemukan makam tersebut. Kala itu, ia tengah melakukan penggalian parit di kebun pisang miliknya. Saat menggali tanah pekarangan sedalam 50 cm, mata cangkulnya mengenai batu. Penasaran, ia pun dengan hari-hati terus menggali.
Hingga pada kedalaman 1,5 meter, ia menemukan sebuah makam yang masih lengkap dengan dua batu nisan. Nisan pada makam tersebut terbuat dari batu putih dan memiliki ornamen kuno. Ia pun memutuskan untuk segera melaporkan apa yang ditemukannya ke pihak desa.
"Saya baru nyangkul tanah untuk buat saluran," kata Catur dilansir dari iNews, Selasa (9/7). "Baru sekitar 50 cm, cangkul kena batu dan pas digali lagi ternyata ada batu nisan."
Ia menuturkan bahwa selama ini warga tidak ada yang mengetahui jika terdapat makam di kebun pisang miliknya. Sebab mulanya, kebun pisang tersebut adalah lahan biasa. Oleh sebab itu, warga juga tidak tahu-menahu siapa pemilik makam tersebut.
Sementara itu, Kepala Desa Kumpulrejo, Basuki, mengatakan bahwa pihaknya telah melaporkan temuan tersebut pada Pemkab dan juga pusat penelitian purbakala. "Kami sudah sampaikan kepada pihak pemerintah kabupaten, provinsi dan pusat penelitian purbakala agar makam tersebut diteliti," kata Basuki dilansir dari Tribunnews, Selasa (9/7).
Makam kuno itu bukan yang pertama kali ditemukan di wilayah tersebut. Sebelumnya, pernah ditemukan beberapa makam kuno namun jaraknya berjauhan. Untuk saat ini, makam tersebut sudah diberi pengaman agar tidak disalahgunakan oleh oknum tak bertanggung jawab.
(wk/zodi)