Bangunan Milik Daesung Big Bang Diduga Dijadikan Tempat Praktik Prostitusi
Selebriti

'News A' melaporkan bahwa lima lantai di gedung milik Daesung dijadikan bisnis hiburan orang dewasa dan beberapa dari bisnis tersebut juga memediasi layanan prostitusi.

WowKeren - Hari ini, Kamis (25/7), acara "News A" yang disiarkan Channel A menyampaikan laporan eksklusif terkait gedung yang dimiliki Daesung Big Bang. Gedung tersebut dibeli Daesung pada 2017 seharga 31 miliar won (sekitar RP 367 miliar).

"News A" melaporkan bahwa lima lantai di gedung itu, bertentangan dengan apa yang dilaporkan dalam daftar gedung resmi, menjadi tempat bisnis hiburan orang dewasa. "News A" lebih lanjut melaporkan bahwa beberapa bisnis itu memediasi layanan prostitusi.

Bangunan ini terletak di jantung distrik Gangnam dan kemungkinan menghasilkan 100 juta won (sekitar Rp 1,18 miliar) per bulan hanya dengan disewakan. Menurut catatan bangunan, lantai 5-8 seharusnya dioperasikan sebagai restoran dan studio fotografi.

Staf produksi "News A" langsung pergi ke gedung tersebut dan menemukan bahwa tidak ada tanda-tanda iklan dari bisnis itu di luar gedung dan bahwa ada tiga lantai yang tidak dapat diakses melalui lift. Lantai delapan, yang seharusnya berisi studio fotografi, dipagari dan tidak dapat diakses oleh publik.


Bangunan Milik Daesung Big Bang Diduga Dijadikan Tempat Praktik Prostitusi

Soompi

Para wartawan mengkonfirmasi bahwa bisnis-bisnis itu hanya dapat dimasuki oleh anggota resmi dan menyembunyikan sifat bisnis mereka dari masyarakat umum. Sebuah sumber internal menyatakan bahwa ada praktik prostitusi juga dalam bisnis-bisnis tersebut, menunjukkan bahwa pelanggan bersama wanita selama beberapa jam sebelum keluar bersama.

"News A" juga mewawancarai tetangga yang menyatakan bahwa bisnis itu hanya buka pada malam hari dan bahwa seringkali perempuan memasuki kamar yang penuh dengan laki-laki dan diantar ke mobil impor yang mahal.

Perwakilan real estat Daesung menyatakan, "Daesung adalah pemilik bangunan tetapi ia sama sekali tidak berafiliasi dengan bisnisnya. Dia berpikir bahwa bisnis beroperasi karena mereka mengatakan mereka memiliki izin usaha. Kami akan memeriksa apakah kegiatan bisnis ilegal sedang berlangsung dan membatalkan sewa kami dengan penyewa yang melanggar hukum," ujarnya.

(wk/dewi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait