Selebtweet yang mencuitkan perihal alasannya membeli tas senilai Rp 20 juta menimbulkan kontroversi di Twitter. Cuitan ini lantas ditanggapi pula oleh Direktorat Jenderal Pajak RI.
- Bertilia Puteri
- Selasa, 30 Juli 2019 - 19:58 WIB
WowKeren - Beberapa waktu lalu, pengguna media sosial Twitter di Tanah Air ramai memperbincangkan tagar #tas20juta. Tagar tersebut rupanya bermula dari unggahan seorang selebtweet dengan akun @tinystardustt.
Awalnya, selebtweet tersebut mencuitkan perihal alasannya membeli tas senilai Rp 20 juta. Dalam cuitannya, selebtweet yang memiliki 36,5 ribu followers tersebut juga menyinggung orang miskin.
"Tas 20juta lebih buat apaan? Ga logis blablabla," cuit akun tersebut pada Senin (29/7). "Simple sih kak. Lo miskin dan ga mampu, kami mampu. Ya kami beli."
Cuitan tersebut lantas menimbulkan kontroversi di kalangan netter. Ada yang sepaham, ada pula yang kontra. Tagar #20 juta sendiri sempat masuk jajaran trending topic Indonesia.
Cuitan tersebut lantas menarik perhatian Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) RI. Lewat akun resmi @DitjenPajakRI, Ditjen Pajak menanggapi cuitan tersebut dengan foto lembar Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak Orang Pribadi.
Ditjen Pajak yang "menyenggol" cuitan tersebut lantas ditanggapi banyak netter. Lucunya, sejumlah netter menilai Ditjen Pajak "gercep" dalam menanggapi.
"NINUNINUNINU GERCEP," komentar akun @pr***ss. "Gercep amat," timpal akun @in***iy. "NINU NINU BUANTER," tambah akun @ri***dd.
Selain itu, netter juga dibuat terhibur dengan cuitan ini. Banyak netter yang ikut mengingatkan selebtweet tersebut untuk membayar pajak.
"WKWKWKWK shombhong sih kamuu," tulis akun @uu***ha. "Kalo ngaku kaya bayar pajak jangan sampe lupa," komentar akun @AD***96. "Buat apa tas mahal tapi tak bayar pajak hiyahiya," timpal akun @sa***uu.
(wk/Bert)