Dinas Pertanian dan Pangan Yogyakarta Temukan Ratusan Sapi Kurban Terinfeksi Cacing Hati
Nasional

Petugas Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta menemukan ratusan ekor sapi kurban yang terinfeksi cacing hati. Mereka menyebutkan jika infeksi cacing tersebut ditemukan di hampir seluruh kecamatan yang ada di Yogyakarta.

WowKeren - Petugas Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta menemukan ratusan ekor sapi kurban yang terinfeksi cacing hati. Tak hanya sapi, petugas juga menemukan sejumlah kambing yang juga terinfeksi meski tak sebanyak jumlah sapi.

"Dari seribuan ekor sapi yang disembelih, kasus cacing hati ditemukan di sebanyak 110 ekor sapi. Untuk temuan kasus infeksi cacing di kambing juga ada, tetapi jumlahnya tidak banyak," kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta Sugeng Darmanto, Minggu (11/8).


Berdasarkan data sementara, kasus cacing hati ditemukan di hampir seluruh tempat penyembelihan hewan kurban yang ada di kecamatan kota Yogyakarta. Dari data tersebut tercatat 16 ekor dari 413 sapi yang terinfeksi cacing hati di Kecamatan Umbulharjo.

Sedangkan di Kecamatan Kotagede ditemukan di 5 ekor sapi, Mantrijeron 7 ekor sapi, Mergangsan 16 ekor sapi, Gedongtengen tiga ekor sapi, Jetis 12 ekor sapi, Kraton satu ekor sapi, Gondomanan 9 ekor sapi, Pakualaman delapan ekor sapi, Wirobrajan 15 ekor sapi, dan Ngampilan 18 ekor sapi.

Bahkan di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Giwangan juga ditemukan dua ekor sapi yang terinfeksi cacing hati. Untuk penanganan infeksi tersebut Sugeng menyebutkan jika bagian hati yang sudah terinfeksi harus dipotong dan dikubur agar cacing tersebut tidak menyebar, sedangkan untuk bagian hati yang tidak terinfeksi masih aman dan bisa dikonsumsi.

Sugeng menyebutkan untuk kasus infeksi cacing atau herminthiasis yang menyerang kambing hanya ditemukan di Kecamatan Mergangsan. Cacing tersebut ditemukan di saluran pencernaan. Meski sudah terinfeksi organ tersebut nyatanya masih bisa dikonsumsi asalkan dibersihkan dengan menggunakan air kapur.

Pada hari Raya Idul Adha RPH Giwangan telah melayani pemotongan 50 ekor sapi. "Kami tidak mengutip biaya retribusi untuk layanan penyembelihan hewan kurban tetapi untuk biaya menguliti menjadi tanggungan masyarakat. Seluruh jagal yang ada di RPH Giwangan dioptimalkan untuk memberikan pelayanan ke masyarakat," ujar pengurus RPH Giwangan.

Setiap sapi yang disembelih akan dipotong menjadi enam bagian besar lalu diberikan kepada masyarakat atau takmir masjid. Kemudian daging tersebut akan dipotong oleh takmir sesuai dengan kebutuhan sebelum dibagikan ke warga.

Layanan pemotongan hewan kurban di RPH Giwangan akan diberikan hingga Rabu (14/8) mendatang. Untuk hari Senin (12/8) sudah ada 47 ekor sapi kurban yang terdaftar untuk disembelih, pada Selasa (13/8) sebanyak 12 ekor sapi, sedangkan pada hari Rabu (14/8) masih belum ada yang mendaftar.

You can share this post!

Related Posts
Loading...