Ada banyak cara untuk memeriahkan HUT RI ke-74 salah satunya dengan melakukan ekpedisi mendaki gunung. Siswa kelas 5 SD ini berniat untuk mengibarkan Sang Merah Purih di puncak Gunung Merbabu, Boyolali.
- Wahyu
- Senin, 12 Agustus 2019 - 16:11 WIB
WowKeren - Ada banyak cara yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) yang ke-47. Mulai dari kegiatan yang umum dilakukan seperti menggelar festival perjuangan, lomba-lomba unik, hingga melakukan kegiatan ekstrem.
Di Tanggerang terdapat siswa SDIT Islamicity bernama Fayyadh Qaishar Syafiq yang membuat aksi luar biasa. Pasalnya, bocah kelas 5 SD itu akan melakukan pendakian di Gunung Merbabu, Boyolali, Jawa Tengah yang ditempuh dengan melalui jalur Selo.
Rencana tersebut nyatanya bukan hanya isapan jempol belaka. Putra dari Jaka Lelana itu melakukan niatnya tersebut dikarenakan memiliki banyak pengalaman dalam mendaki gunung sebelumnya. Sebut saja Gunung Karang (Banten), Gunung Gede, Gunung Cikurai, puncak Kencana, Puncak dan Lalana yang terletak di Bogor, Jawa Barat.
Tak hanya mendaki gunung, Fayyadh juga berniat untuk mengibarkan Sang Saka di puncak Gunung Merbabu. “Nanti saya akan mengibarkan merah putih di puncak gunung,” ujar Fayyadh ketika ditemui Senin (12/8).
Rencana ekspedisi Fayyadh itu disebutkan untuk menyabut HUT RI ke-74. Ia akan memulai ekspedisinya pada Kamis (15/8) melalui jalur di Kabupaten Selo. Sebelumnya ia juga pernah mendaki Gunung Gede dengan menempuh perjalanan selama 14 jam dikarenakan hujan deras dan jalanan yang licin.
Menurut bocah berusia 11 tahun itu mendaki gunung adalah hal yang mengasyikkan. Begitu juga dengan mendaki Gunung Merbabu, baginya adalah sebuah tantangan. Ia juga sempat bercerita mengenai pengalamannya yang mendaki Puncak Kencana, Bogor yang dilakukan pada pukul 01.00 WIB dini hari.
Jaka Lelana yang merupakan ayah Fayyadh berharap jika ekspedisi yang dilakukan anaknya dapat menjadi renungan tentang kebesaran ciptaan Allah SWT. “Menikmati pemandangan alam dan membawa bekal secukupnya. Kemudian makan bersama di puncak gunung. Itu menjadi keindahan dan kebahagiaan tersendiri bagi anak dan orang tua,” ujar Jaka.
Jaka juga berharap semoga ekspedisi anaknya yang dimulai dari Cipondoh, Kota Tangerang menuju Boyolali, Jawa Barat itu dapat berjalan lancar tanpa ada halangan yang berarti. “Semoga gunung-gunung yang pernah didaki bisa mengantarkannya dan sebagai modal untuk latihan agar menjadi anak yang kuat dan tanggung,” doa Jaka.
(wk/wahy)