'Designated Survivor: 60 Days' Dikecam Gara-Gara Topik Soal UU Anti Diskriminasi
Twitter/CJnDrama
TV

Meski ini hanya sebuah drama, namun netizen turut mengecam 'Designated Survivor: 60 Days' yang mengangkat topik sensitif di Korea Selatan soal UU Anti Diskriminasi.

WowKeren - "Designated Survivor: 60 Days" episode terbaru menjadi perbincangan panas netizen. Pasalnya di episode terbaru itu, drama tvN yang diadaptasi dari serial populer Amerika ini mengangkat topik soal Undang-Undang Anti Diskriminasi.

Dalam cuplikan episode terbaru "Designated Survivor: 60 Days", Presiden Park Moo Jin (Ji Jin Hee) bersikeras untuk mengesahkan Undang-Undang Anti Diskriminasi yang akan sekaligus memberikan kebebasan warga Korea Selatan soal orientasi seksualnya. Namun tentu saja keinginannya itu menuai pro kontra.

Meski ini hanya sebuah drama, namun netizen turut mengecam "Designated Survivor: 60 Days" yang mengangkat topik sensitif soal UU Anti Diskriminasi. Simak beberapa komentar netizen itu berikut ini:

"Undang-Undang Anti Diskriminasi adalah apa yang dituntut oleh kaum homoseksual kan? Sangat lucu hal ini masuk dalam drama. Biaya pengobatan AIDS yang dikontrak oleh homoseksual sekitar 5 juta won per bulan, mereka bisa memilih pengobatan anonim dan itu bisa dibayar dengan pajak. Bukankah itu membalikkan diskriminasi? Aku bertanya-tanya apa yang dipikirkan penulis naskah saat menulis topik ini."


"Undang-Undang Anti Diskriminasi adalah topik yang sensitif. Aku menikmati nonton drama ini tapi aku merasa tidak nyaman sepanjang waktu saat nonton pembahasan topik ini."

"Sungguh mengecewakan hari ini. Tidak ada ketegangan. Rasanya tidak nyaman melihat mereka berbicara tentang Undang-Undang Anti Diskriminasi sepanjang hari ini."

"Sangat memalukan untuk menyentuh topik yang sensitif saat disebutkan bahwa drama ini menyesuaikan situasi negara kita saat ini. Drama asli mengambil topik kontrol senjata dan transgender tapi itu karena orang-orang Amerika tidak mempermasalahkannya. Aku jadi merasa ini memang disengaja mengetahui bahwa bukan itu yang terjadi di Korea."

(wk/amal)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!