Meski Sempat Buat Joko Anwar Deg-degan, 'Gundala' Lampaui Target Penonton Di Hari Pertama
Film

Film 'Gundala' sempat membuat sutradara Joko Anwar deg-degan karena merupakan film bergenre pahlawan pertama di Indonesia. Di luar dugaan, film ini mampu melampaui target penonton di hari pertama tayang.

WowKeren - Film bergenre pahlawan pertama di Indonesia "Gundala" telah tayang pada hari Kamis (29/8) lalu. Film perdana Jagat Sinema Bumilangit atau dalam bahasa Inggris disebut Bumilangit Cinematic Universe (BCU) tersebut tuai berbagai pujian dari para penggemar film tanah air. Beberapa penonton bahkan menyebut "Gundala" tak kalah dari film superhero Hollywood.

"Gundala" meraih capaian yang mengesankan dengan diraihnya 174.013 penonton di hari pertama tayangnya itu. Padahal, dalam akun Instagramnya Joko Anwar sang sutradara sempat mengaku deg-degan karena film yang mengusung Abimana Aryasatya sebagai tokoh utama itu merupakan pembuka genre baru di dunia perfilman Indonesia. Ia mengaku bersyukur karena penonton pertama film ini melampaui target.


"Gundala" sendiri berangkat dari kisah komik superhero "Gundala Putra Petir" yang diciptakan oleh komikus asal Yogyakarta, Harya Suraminata atau yang biasa dipanggil Hasmi. Komik tersebut terbit pertama kali pada tahun 1969. Komikus yang sudah tutup usia di tahun 2016 itu mendapatkan inspirasi tokoh Gundala dari Ki Ageng Selo yang konon memiliki kesaktian menangkap petir.

Selain "Gundala", nantinya Jagat Sinema Bumilangit juga akan menghadirkan sederet kisah 10 superhero lainnya yakni Godam, Sri Asih, Tira, Merpati, Mandala, Aquanus, Cempaka, Virgo, Dewi Api, dan juga Mustika. Seluruh superhero yang akan difilmkan tersebut merupakan diadaptasi dari komik-komik pahlawan super Indonesia terbitan Bumilangit Komik.

Usai "Gundala", Produser Wicky V Olindo dari rumah produksi Screnplay Films mengatakan bahwa setelah "Gundala", film Jagat Sinema Bumilangit yang akan rilis selanjutnya adalah "Sri Asih". Peran superhero wanita pertama di Indonesia itu nantinya diperankan oleh artis cantik, Pevita Pearce.

"Kami ingin ada pergantian dari Gundala dan kami inginnya wanita dan Sri Asih ini akan mewakili female, girl power," kata Wicky di XXI Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan pada Rabu malam (28/8) yang dilansir oleh Kompas. "Kalau kami langsung lompat ke Godam tidak akan ada variasi yang beda. Jadi Sri Asih dulu baru Godam."

(wk/wahy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!