Seorang pelatih idol K-Pop profesional bernama In Ji Woong mengungkapkan dalam video terbarunya bahwa beberapa gerakan koreografi BTS ia yakini sedikit terlalu berbahaya bagi para anggota.
- Putri Stevania
- Rabu, 04 September 2019 - 03:04 WIB
WowKeren - Bangtan Boys (BTS) memang dikenal sebagai idol yang memiliki koreografi energik, tak sedikit dari koreogrfai tersebut yang juga berbahaya. Seorang pelatih idol K-Pop profesional bernama In Ji Woong mengungkapkan dalam video terbarunya bahwa beberapa gerakan koreografi BTS ia yakini sedikit terlalu berbahaya bagi para anggota.
Secara umum, pelatih tersebut percaya sebagian besar koreografi BTS sangat melelahkan. "Koreografi BTS itu sulit. Tidak ada gunanya membicarakan bagian mana yang sangat sulit, karena semuanya sulit," ungkap Ji Woong.
Lebih lanjut, Ji Woon menyebutkan bahwa koreografi tersebut "membutuhkan energi tinggi" dan "bergerak cepat". Dia mencatat bahwa anggota BTS terus-menerus mempertaruhkan lutut, pergelangan tangan, dan sendi mereka untuk mencoba melakukan rutinitas yang rumit ini dalam satu gerakan cepat.
"Bahkan kesalahan sekecil apa pun dalam menggeser tubuh atau menyeimbangkan berat badan dapat menyebabkan cedera pergelangan tangan dan tulang belakang," ungkap Ji Woong. "Mereka mengikuti jadwal yang begitu padat. Ada sedikit kesempatan bagi tubuh mereka untuk sepenuhnya beristirahat dan pulih dari semua pertunjukan. Jadi itu, pasti akan berbahaya."
Selanjutnya, Ji Woong menambahkan bahwa meskipun para anggota pasti telah berlatih tarian jutaan kali untuk menguasai setiap gerakan, mereka selalu mempertaruhkan tubuhnya. Para anggota BTS tidak seakan tidak peduli pada tubuh mereka dan terus melakukan koreografi ekstrem.
"Aku hanya bisa membayangkan rasa sakit yang dihadapi anggota BTS setiap hari, setelah berlatih dan melakukan rutinitas tarian yang intens sepanjang waktu. Mereka mungkin terus-menerus kesakitan," lanjutnya.
Dan seperti yang diinginkan oleh para penggemar, In Ji Woong berharap BTS dan grup idola lainnya untuk mempertimbangkan kesehatannya dan beristirahat santai. "Aku merasa kadang-kadang dunia K-Pop terlalu brutal. Kami ingin idol bernyanyi dengan baik karena mereka adalah penyanyi, tapi kami ingin mereka juga menari dengan baik, sambil bernyanyi," ungkap In Ji Woong.
"Kami ingin mereka terlihat baik saat bernyanyi dan menari. Kami ingin tubuh mereka terasah, ini adalah beberapa standar yang tinggi. Dan untuk memenuhi standar itu, lagu dan koreografi K-Pop menjadi terlalu sulit. Sementara aku mengerti tingkat penampilan luar biasa ini membantu menumbuhkan K-Pop dan mengglobalisasikannya, aku juga merasa itu hanya membakar idola kita," ungkap Ji Woong.
(wk/putr)