Ribuan Umat Ikuti Salat Istisqa di Halaman Kantor Gubernur Riau, Minta Tolong Tuhan Soal Kabut Asap
Nasional

Wakil Gubernur Riau, Eddy Natar Nasution, sendiri menyebutkan bahwa salat Istisqa ini merupakan upaya untuk memohon turunnya hujan di Riau kepada Allah SWT.

WowKeren - Buruknya kondisi udara di Riau kini membuat ribuan masyarakat terserang Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Riau, lebih dari 28 ribu warga terserang ISPA akibat kabut asap sepanjang Agustus 2019.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Riau lantas menggelar salat Istisqa di halaman Kantor Gubernur Riau pada Rabu (11/9) pagi. Salat Istisqa ini diikuti oleh ribuan warga Riau, Aparatur Sipil Negara (ASN) atau (PNS), serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov Riau. Wakil Gubernur Riau, Eddy Natar Nasution, juga tampak mengikuti salat ini.


Dalam khotbahnya di salat Istisqa tersebut, Khatib Buya Dr. H Saidul Amin mengimbau agar seluruh warga Riau memohon rahmat hujan dari Allah SWT. Sehingga kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Riau bisa segera padam.

Selain itu, Buya Saidul Amin juga mengajak seluruh umat untuk mengintrospeksi kesalahan-kesalahan masa lalu mereka. "Ketika sadar akan kesalahan, tentunya kita akan menghindar dari kesalahan serupa. Dan kebakaran lahan adalah kesalahan berulang yang tentunya bisa kita hindari," tutur Buya dilansir Tribunnew pada Rabu (11/9).

Wagub Riau, Eddy Natar Nasution, sendiri menyebutkan bahwa salat Istisqa ini merupakan upaya untuk memohon turunnya hujan di Riau kepada Allah SWT. "Sebab upaya-upaya lain semua sudah kita lakukan," jelas Eddy.

Dalam kesempatan, sosok Gubernur Riau, Syamsuar, rupanya tak tampak. Eddy pun menjelaskan bahwa Gubernur Syamsuar sejak kemarin (10/9) berada di Jakarta untuk menerima penghargaan dari Kementerian Hukum dan HAM. Tak hanya itu, Gubernur Syamsuar juga disebut akan pergi ke Krabi, Thailand, untuk menghadiri rangkaian pertemuan tingkat Menteri IMT GT ke-25.

"Beliau ada di Jakarta, Alhamdulillah sehat," pungkas Eddy. "Kebetulan ada tugas, beliau mau ke Thailand, ada tugas ke luar (negeri)."

Sementara itu, buruknya kondisi udara di Riau membuat Dinas Kesehatan Pekanbaru memerintahkan seluruh Puskesmas menyiapkan ruangan evakuasi untuk menangani warga yang terdampak kabut asap. Pasien yang terdampak kabut asap bisa segera mendapat penanganan karena sejauh ini ketersediaan obat-obatan masih mencukupi. Meski demikian, permohonan bantuan tetap diajukan ke Diskes Provinsi Riau.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts