Kala insiden kebakaran terjadi, Opick tengah berada di luar kota, tepatnya di Pati, Jawa Tengah. Namun, istri Opick, yakni Bebi Silvana, tengah berada di rumah kala insiden itu terjadi.
- Bertilia Puteri
- Minggu, 29 September 2019 - 15:57 WIB
WowKeren - Musisi religi Opick kini tengah tertimpa musibah. Diketahui, Rumah Umat Tombo Ati milik Opick di Pulogebang Cakung, Jakarta Timur, terbakar pada pagi ini (29/9).
Kala insiden tersebut terjadi, Opick tengah berada di luar kota, tepatnya di Pati, Jawa Tengah. Namun, istri Opick, yakni Bebi Silvana, tengah berada di rumah kala kebakaran terjadi.
Menurut kakak Opick, Rifki, adiknya itu langsung dikabari kala kebakaran terjadi. Rifki juga mengungkapkan betapa dahsyatnya kobaran api kala itu.
"Hari ini kami keluarga tombo ati dapat musibah. Tapi kata Opick barusan video call, 'yowis wae ae takdir, istighfar yang banyak'. Alhamdulilah," ujar Rifki kala ditemui WowKeren bersama Bebi di kawasan Cakung, Jaktim, pada Minggu (29/9). "Tadi pagi jam 9.30 kami lagi ngobrol di riangan belakang, tiba tiba ada santri dan ustad teriak kebakaran. Ternyata (api) sudah sangat besar, dan dahsyatnya api itu ya Allah. Kami telepon 911 cuma agak lambat."
Selain itu, Rifki juga menjelaskan asal mula api tersebut. Rupanya, listrik di lantai dua rumah tersebut mengalami korsleting. Ruangan yang terbakar itu berisi banyak barang, mulai dari laptop, PC, hingga baju.
Sementara itu, Bebi bercerita bahwa Opick berusaha untuk menenangkannya kala insiden kebakaran tersebut terjadi. "Mas Opick tenang, bilang 'tenang ya Bun tenang, kalau ada wartawan yang tenang, wis wae ae'. Ya memang dia orangnya selalu menenangkan ya," tutur Bebi.
Beruntung insiden ini tidak memakan korban. "Untungnya hanya satu tempat saja yang terbakar. Enggak ke ruangan santri di belakang, kan itu persis kamar santri. Alhamdulillah enggak sampe," jelas Bebi.
Insiden kebakaran ini pun menjadi sebuah pembelajaran bagi Bebi. Ia mengaku bahwa masalah soal kelistrikan harus cepat dilaporkan ke PLN untuk mendapat penanganan.
"Enggak menyangka. Ini yang pertama, belum pernah terjadi," pungkasnya. "Tapi memang hikmahnya kalau lagi korsleting listrik itu penanganan harus lebih cepat. Kemarin karena kita semua sibuk, ada belita korslet lampu sering mati harus diberitakan ke PLN biar ada penanganan. Ini kita malah yang sibuk semua, jadi terjadi kebakaran gini."
(wk/Bert)