Artikel wawancara BTS dengan majalah Amerika 'The Hollywood Reporter' menerima beragam kritikan karena menyinggung kematian tragis Jonghyun SHINee dengan cara tidak sopan.
- Chusnul Chotimah
- Kamis, 03 Oktober 2019 - 10:25 WIB
WowKeren - Majalah "The Hollywood Reporter" menerima beragam kritikan menyusul dirilisnya edisi Oktober yang memuat wawancara bersama BTS (Bangtan Boys). Banyak penggemar yang menantikan artikel tersebut menjadi marah dan kecewa setelah membacanya.
ARMY (fandom BTS) menuduh "The Hollywood Reporter" menyebarkan informasi yang salah tentang BTS, mengabadikan stereotip industri K-Pop, tapi mereka bukan satu-satunya yang marah. Shawol, fandom SHINee, serta penggemar dari fandom K-Pop lainnya, juga mengekspresikan kemarahan mereka.
Reporter "The Hollywood Reporter" menggambarkan K-Pop sebagai "bagian dari Motown, bagian dari Hunger Games". Sedangkan program pelatihannya sebagai "kamp pelatihan" militan.
"Ribuan calon bintang K-Pop berkompetisi dengan gaya American Idol. Mereka yang cukup beruntung dapat mencapai level berikutnya menghabiskan waktu bertahun-tahun mempelajari kerajinan mereka di dalam kamp pelatihan K-Pop yang rahasia, di mana mereka kadang-kadang mengalami diet berbahaya, aturan sosial yang ketat (tidak ada kencan), jadwal latihan yang melelahkan dan prosedur operasi plastik serta memutihkan kulit," tulis reporter.
Mengikuti sudut pandang reporter di atas, kematian tragis Jonghyun SHINee digunakan sebagai contoh betapa brutalnya industri K-Pop. "Hanya yang terbaik dari yang terbaik berakhir di band K-Pop yang sebenarnya, sementara beberapa tidak bertahan sama sekali. Pada 2017, industri ini mendapat sorotan tajam setelah seorang anggota SHINee, band K-Pop populer lainnya, mengambil nyawanya sendiri, menulis dalam catatan bunuh diri bahwa ia merasa 'hancur di dalam'," bunyi artikel.
Banyak Shawol merasa bahwa menyebut Jonghyun dalam konteks ini tidak hanya tidak perlu, tapi juga tidak sopan. Beberapa mengklaim bahwa Jonghyun disebutkan dalam artikel tersebut, serta penggambaran stereotip artikel tentang industri K-Pop, adalah tren berkelanjutan di media yang harus diakhiri.
"Kenapa mereka memperlakukan Jonghyun dengan sangat tidak sopan. Tolong biarkan dia istirahat dengan tenang!" komentar penggemar. "THR tidak perlu membawa Jonghyun ke dalam artikel bodoh yang bahkan tidak seakurat itu. Hanya karena kau melihat K-Pop dari luarnya saja, ya, beberapa memang benar tapi itu tidak berarti kau menggeneralisasi industri K-Pop," tambah penggemar lain dan masih banyak lagi yang meluapkan amarah serta kekecewaan mereka melalui cuitan Twitter.
(wk/chus)