Aksi #SurabayaMenggugat Jilid 2 Batal Digelar Usai Mahasiswa Tolak Jamuan Makan Dengan Khofifah
Nasional

Aksi #SurabayaMenggugat Jilid II rencananya akan digelar pada hari ini, Kamis (10/10) di depan Gedung DPRD Jawa Timur lantaran koordinator aksi masih perlu melakukan konsolidasi.

WowKeren - Aksi #SurabayaMenggugat 2 oleh mahasiswa dan kelompok masyarakat sipil yang tergabung dalam Aliansi Kekuatan Sipil batal digelar. Agenda aksi tersebut rencananya akan dilaksanakan hari ini, Kamis (10/10) di depan Gedung DPRD Jawa Timur.

Adapun alasan pembatalan aksi tersebut karena pihak koordinator aksi masih perlu melakukan konsolidasi dengan sejumlah pihak. Hal itu sebagaimana dikemukakan oleh Koordinator umum aksi #SurabayaMenggugat Zamzam Syahara. Ia menuturkan bahwa pembatalan tersebut masih berkaitan dengan peristiwa sebelumnya.

"Hari ini dibatalkan karena peristiwa kemarin," kata Zamzam dilansir dari CNN Indonesia, Kamis (10/10). "Kita akan konsolidasi ulang dengan beberapa elemen dulu."

Adapun peristiwa yang dimaksud yakni batalnya silaturahmi dan dialog antara Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dengan perwakilan mahasiswa. Hal itu disebabkan karena mahasiswa menolak jamuan makan dan minum yang telah disediakan di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Tak pelak, sikap mahasiswa ini kemudian memicu kericuhan di Grahadi. Akibat situasi yang tak lagi kondusif, pihak Pemprov Jawa Timur pun membatalkan acara silaturahmi dan dialog tersebut.


"Kalau ada yang menilai mahasiswa tidak beradab, saya balik," kata tegas Zamzam. "Kita mana mungkin makan sedangkan tuan rumah belum datang."

Hal tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa masih memegang teguh idealisme mereka. Mereka lebih mengedepankan dialog daripada tawaran jamuan makan. "Kita bisa membuktikan, bahwa idealisme mahasiswa masih terjaga. Kita tidak bisa dibeli oleh jamuan makan," lanjut Zamzam.

Meski dialog batal digelar, Zamzam akan tetap menunggu hingga agenda tersebut dijadwalkan ulang. "Kita akan tetap menunggu menemui Bu Khofifah, kita mewajibkan dialog, tetapi tidak dengan jamuan makan," ujar dia.

Meski dialog batal digelar, Zamzam mengatakan hal itu tidak akan menyurutkan langkah mereka untuk melakukan aksi. Terkait rencana unjuk rasa, Zamzam memperkirakan aksi #SurabayaMenggugat jilid II akan digelar pada pekan depan.

"Jika meski sudah bertemu Bu Khofifah tapi hasilnya tak ada tindak lanjut dari pemerintah pusat, kami akan lakukan aksi lagi," lanjut Zamzam. "Saat ini masih kami konsolidasikan dengan beberapa elemen.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait