Pada Kamis (24/10) sore, polisi dikabarkan telah melakukan pencarian intensif dan penyitaan di gedung CJ ENM. Tindakan ini dilakukan berkaitan dengan dugaan manipulasi voting ajang survival Mnet 'Idol School'.
- Eva Lestari
- Jumat, 25 Oktober 2019 - 09:35 WIB
WowKeren - Penyelidikan polisi soal dugaan manipulasi voting ajang survival Mnet kini memasuki babak baru. Pasalnya, polisi kabarnya kembali melakukan pencarian intensif dan penyitaan di gedung CJ ENM atas kecurigaan manipulasi voting dalam ajang survival Mnet.
Pada Kamis (24/10) sore, My Daily melaporkan bahwa polisi sedang melakukan pencarian dan penyitaan berkas di gedung CJ ENM yang ada di Sangam, Seoul. Seperti yang diketahui, CJ ENM merupakan perusahaan yang memiliki Mnet. Investigasi juga dilaporkan semakin intensif, hingga polisi meminta karyawan keluar dari gedung agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, misal penyembunyian barang bukti.
Di hari yang sama, Joongan Ilbo melaporkan bahwa penyelidikan ini dilakukan berkaitan dengan ajang survival Mnet "Idol School". Seorang perwakilan dari unit investigasi cyber Kepolisian Metropolitan Seoul mengatakan jika penyelidikan dimulai sekitar pukul 3 sore waktu setempat. Tindakan ini dilakukan karena polisi menemukan sesuatu yang perlu dikonfirmasi setelah melakukan pencarian dan penyitaan pada 21 September lalu yang berkaitan dengan dugaan manipulasi voting "Idol School".
Polisi sendiri telah melakukan investigasi terhadap masalah ini selama sekitar tiga bulan yang mencakup dua pencarian dan penyitaan di gedung CJ ENM. Selain itu, polisi juga mengumpulkan kesaksian para staf, melakukan pencarian dan penyitaan di agensi para kontestan, dan masih banyak lagi. Dan baru-baru ini polisi menyelidiki kemungkinan bahwa PD program tersebut melakukan manipulasi voting untuk kompensasi uang.
Sementara itu, beberapa waktu lalu mantan peserta "Idol School" mengungkapkan berbagai perlakuan tidak adil yang mereka terima. Mulai dari proses audisi yang tidak adil, hingga perlakuan buruk para staf di lokasi syuting hingga membuat mereka kedinginan dan kelaparan selama syuting berlangsung.
(wk/eval)