Setelah diinterogasi oleh Polda Sulawesi barat, Staf jaga Kantor DPRD Sulbar Haswar meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi.
- Zodiak Yanuarita
- Selasa, 29 Oktober 2019 - 12:16 WIB
WowKeren - Sebuah momen unik terjadi bertepatan saat peringatan Hari Sumpah Pemuda pada Senin (28/10). Ada pemandangan berbeda yang tampak di halaman DPRD Sulawesi Barat (Sulbar).
Adalah bendera Merah Putih yang terpasang dalam posisi terbalik, berhasil menghebohkan jagat maya ketika foto momen tersebut diunggah di media sosial. Adapun momen itu juga bertepatan dengan Pelantikan Ketua dan empat Wakil Ketua DPRD Sulbar Periode 2019-2024.
Staf jaga Kantor DPRD Sulbar Haswar pun membeberkan apa yang terjadi dibalik insiden bendera terbalik tersebut. Haswar menuturkan bahwa tidak ada maksud tertentu atas insiden tersebut alias tidak ada unsur kesengajaan. Saat memasang bendera tersebut di malam hari, ia kurang memperhatikan posisi warna bendera.
Hal itu sebagaimana dikemukakan oleh Kabid Humas Polda Sulbar, AKBP Mashura. Mashura mengungkapkan saat memasang bendera tersebut, Haswar dalam kondisi mengantuk karena kelelahan usai tugas malam.
"Kami telah melakukan interogasi terhadap beberapa pihak, termasuk Haswar yang mengakui telah mengibarkan bendera," kata Mashura dalam keterangan tertulis, Senin (28/10). "Namun dirinya tidak mengetahui jika bendera tersebut dalam kondisi terbalik dikarenakan pada saat itu Haswar dalam kondisi kelelahan usai melaksanakan tugas jaga malam."
Pihak Polda Sulbar langsung menerjunkan personelnya ke lapangan usai mengetahui berita viral tersebut menyebar di media sosial hingga menjadi perhatian publik. Setelah Haswar diinterogasi oleh pihak kepolisian, ia pun menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh rakyat Indonesia.
"Setelah diinterogasi oleh pihak Polda Sulbar, Haswar yang didampingi oleh Staf Koordinator Pamdal DPRD Sulbar langsung menyampaikan klarifikasi," tutur Mashura. "Dan menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi."
(wk/zodi)