Olga Lydia Syok Sang Ayah Meninggal Dunia, Beber Sempat Opname Hampir Sebulan Derita Pneumonia
WowKeren/Fernando
Selebriti

Ayahanda Olga Lydia yang bernama Hertadi telah meninggal dunia di usia 84 tahun pada Selasa (5/11) kemarin. Kali ini Olga menceritakan kronologi sang ayah wafat hingga mengenang sosok mendiang.

WowKeren - Kabar duka datang dari presenter cantik Olga Lydia. Sang ayah yang bernama Hertadi telah meninggal dunia pada Selasa (5/11) kemarin.

Meski sempat tak bisa dimintai keterangan karena sibuk mempersiapkan pemakaman, kali ini Olga bersedia buka suara. Perempuan kelahiran 1976 ini menceritakan kronologi sang ayah tutup usia.

Olga mengungkap ayahnya sudah berada di rumah sakit sejak bulan Oktober. Ia pun sempat senang karena sang ayah sudah diperbolehkan untuk pulang. Meski demikian, jadwal pemeriksaan ayah Olga menjadi dipercepat.

"Jadi memang ayah saya beberapa lama di rumah sakit dari tanggal 16 (Oktober) kemarin tapi kemarin itu persis hari Senin kami sempat senang sekali karena ayah saya itu sudah boleh pulang," cerita Olga saat ditemui oleh WowKeren di Rumah Duka Heaven Pluit, Jakarta Utara pada Selasa (5/11). "Sebetulnya lagi itu ada dokter yang bilang 'pak sudah boleh dibawa keluar' katanya kadar kaliumnya udah rendah itu dikhawatirkan bahaya untuk jantung, tapi entah mengapa memang sama dokternya tetap diperbolehkan pulang makanya check up-nya akan dipercepat yang harusnya dua minggu jadi hari Kamis."

Olga sangat senang ayahnya sudah diperbolehkan pulang ke rumah. Namun tak disangka, sang ayah meninggal saat tidur di sore hari. Meski kepergian sang ayah membuatnya sangat sedih, Olga berusaha untuk ikhlas karena semua sudah rencana Sang Pencipta.

"Yasudah karena papa saya memang dari hari pertama dari tanggal 16 udah mau pulang ke rumah ya kami senang gitu karena bisa pulang ke rumah nyaman, lebih senang gitu ya," sambung Olga. "Yah ternyata siang ini jam 16:30 WIB tadi dalam tidur papa saya dipanggil Tuhan jadi ya mungkin Tuhan punya rencana lain dan buat saya sendiri mungkin ayah saya memang penginnya pergi dari rumah, bukan dari rumah sakit, bukan dalam keadaan penuh dengan alat-alat bantu misalnya jadi ya saya pikir kami keluarga sudah merelakan."


Olga mengaku tak mendapat perasaan aneh sebelum ayahnya meninggal dunia. Bahkan ia sempat mengucapkan terima kasih lewat pesan pribadi pada teman-temannya yang telah mendoakan sang ayah. Olga juga membeberkan ayahnya menderita pneumonia paru-paru.

"Enggak ada lah (feeling ayah meninggal), kalo saya sih kemarin ini seneng banget dan tadi siang saya mengabarkan ke teman-teman saya yang banyak mendoakan ayah saya, saya bilang 'terimakasih teman-teman ayah saya kemarin sudah pulang', jadi saya seneng banget terimakasih udah di doain. Jadi ya kaget juga bahwa 2 setengah jam setelah saya kirim pesan itu ternyata ayah saya dipanggil Tuhan," lanjut Olga. "Kena pheunomia di paru-parunya, tanggal 16 Oktober masuk rumah sakit."

Walau begitu, Olga mengaku bahagia masih bisa membahagiakan sang ayah sewaktu masih hidup. Ia bersyukur sang ayah masih bisa bermain bersama cucu-cucunya.

"84 tahun (usia ayah), saya pikir ini suatu hal yang saya syukuri juga bahwa usianya cukup panjang bisa melihat kelahiran cucunya juga," kata Olga. "Ayah saya cucunya udah 5. Ya saya pikir masih bisa dibilang easy glory life.

Olga juga sempat mengenang sosok sang ayah yang begitu banyak memberinya pelajaran hidup. "Ayah saya orang yang sangat tegas, disiplin terus kemudian dia orangnya pekerja keras juga itu yang mungkin dia ajarkan kepada kami anak-anaknya," papar Olga.

(wk/tria)

You can share this post!

Related Posts