X1 Tunda Tandatangani Kontrak Dengan CJ ENM Untuk Pantau Hasil Penyelidikan Polisi
Musik
Manipulasi Voting Seri Produce

Menurut laporan Ilgan Sport ada kemungkinan X1 dapat menghentikan promosi lebih cepat dari yang diharapkan karena para anggota belum menandatangani kontrak promosi ekslusif dengan CJ ENM.

WowKeren - "Produce X 101" akhir-akhir ini manjadi pembicaraan hangat masyarakat Korea. Hal ini bermula dari dugaan manipulasi hasil voting pemenangnya. Penyeledikan polis berbuntut dengan pengakuan sang PD utama, Ahn Joon Young yang mengakui telah melakukan manipulasi voting untuk "Produce 48" dan "Produce X 101".

Hal ini ikut menyeret nama idol besutan acara tersebut seperti X1. Baru-baru ini, Ilgan Sport merilis laporan eksklusif pada hari ini, Kamis (7/11) yang menyatakan bahwa ada kemungkinan X1 dapat menghentikan promosi lebih cepat dari yang diharapkan. Hal ini karena fakta bahwa para anggota belum menandatangani kontrak promosi ekslusif dengan CJ ENM.

Sebelumnya, "Produce X 101" mendapat perhatian karena program tersebut berencana untuk menandatangani kontrak 5 tahun dengan kelompok pemenang. Namun, segera setelah program berakhir, banyak yang mengajukan tuduhan terhadap hasil voting episode akhir dimanipulasi dan berujung penyelidikan polisi yang menyeluruh.


"Dengan penyelidikan polisi secara resmi terjadi dan dengan berbagai kesepakatan iklan dibatalkan, belum lagi kesulitan dalam penampilan siaran, label anggota X1 sampai pada keputusan bahwa mereka ingin menunggu dan memantau hasil penyelidikan sebelum menandatangani kontrak," ungkap pihak dalam X1.

"Bahkan dalam kasus IZ*ONE, semua anggota tidak menandatangani kontrak eksklusif dengan CJ ENM sampai 6 bulan masa promosi mereka. Jadi CJ ENM tidak mempermasalahkan pada fakta bahwa X1 akan memulai debutnya tanpa kontrak sepenuhnya," lanjut pihak dalam tersebut.

Sejak debut grup awal tahun ini pada bulan Agustus, CJ ENM telah membahas bagian-bagian dari kontrak anggota X1 dengan label mereka pada beberapa kesempatan. Namun dilaporkan bahwa kontrak tersebut belum dibuat dalam dengan penuh. Dengan Ahn Joon Young yang kini menghadapi penuntutan dan persidangan atas tuduhan penipuan selama "Produce X 101", kemungkinan X1 mengakhiri promosi mereka sebagai kelompok proyek lebih awal telah meningkat secara signifikan.

"Label anggota X1 saat ini tidak hanya khawatir tentang kontrak 5 tahunnya, tetapi juga promosi masa depan para anggota setelah 5 tahun itu. Ini adalah perdebatan yang sulit tentang apakah lebih baik membiarkan anggota terus dalam X1 atau tidak. Banyak anggota sudah menerima komentar jahat yang parah karena insiden ini, mereka sangat menderita. Itu berubah menjadi situasi yang kejam," lanjut pihak dalam tersebut.

(wk/putr)

You can share this post!

Related Posts